6 Dampak Buruk Kekerasan Pada Anak Secara Psikis

Kekerasan pada anak – Anak adalah titipan Allah kepada setiap orangtua. Sudah sewajibanya orangtua menjaga, merawat, dan membesarkan anak dengan penuh kasih sayang. Namun, dalam kenyataannya banyak hal negatif yang menimpa anak, baik yang telah dilakukan oleh orangtua kandung, orangtua tiri, maupun orang dewasa lainnya yang ada di sekitar anak. Banyak kasus kekerasan pada anak yang menjadi fenomena di masyarakat, mulai dari kekerasan ringan, kekerasan berat hingga berujung pada maut seperti yang telah banyak diberitakan di media misal kasus kematian Angelina yang mendapat kekerasan dari ibu angkatnya.

Kekerasan pada anak ada banyak macamnya, seperti kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan sebagainya. Semua jenis kekerasan tersebut tentu memiliki dampak buruk yang sangat dahsyat bagi perkembangan anak secara fisik, mental, emosional, dan spiritual anak di kemudian hari. Dan, memang dampa buruk kekerasan pada anak tidak bisa dilihat dalam waktu dekat. Tapi dalam waktu tahunan dampak kekerasan ini akan secara nyata dapat terlihat.

Secara umum, dampak buruk kekerasan pada anak dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu dampak secara fisik dan dampak secara psikis. Dampak secara fisik dapat terlihat dari sisi fisik, seperti luka fisik, memas, anak mengalami sakit, dan sebagainya. Sedangkan, dampak secara psikis akan sulit terlihat secara langsung. Dan, bagi Anda yang ingin mengetahui apa saja dampak psikologi bagi anak korban kekerasan maka Anda dapat memperhatikan beberapa dampak psikis bagi anak yang mengalami kekerasan berikut ini.

Baca Juga : 10 Akibat Perceraian Pada Anak

6 Dampak Buruk Kekerasan Pada Anak Secara Psikis

1. Menciptakan siklus diri sebagai korban

Salah satu dampak negatif kekerasan pada anak secara psikis adalah anak merasa dirinya ditakdirkan sebagai korban selama hidupnya. Pikiran ini akan tertanam kuat dalam dirinya. Akibatnya, hal ini berpengaruh dalam kehidupan anak yang memiliki sifat lemah dan tidak percaya diri, merasa tidak mampu karena ia merasa menjadi korban.

2. Menjadikan dirinya sebagai pelaku kekerasan

Anak yang menjadi korban kekerasan memiliki kemungkinan besar akan menjadi pelaku kekerasan di kemudian hari. Hal ini juga menjadi salah satu dampak negatif dari kekerasan pada anak. Banyak penelitian menemukan fakta pada anak yang memiliki perilaku bullying, ternyata ia pernah menjadi korban kekerasan yang menjadikan dirinya seperti hendak ‘balas dedam’.

3. Tidak memiliki kepercayaan diri

Kepercayaan diri yang rendah juga menjadi salah satu efek buruk dari perilaku kekerasan pada anak. Anak yang mengalami tindak kekerasan akan memiliki rasa takut jika melakukan sesuatu sehingga hal ini dapat mengakibatkan kepercayaan diri anak menjadi rendah dan merasa tidak mampu melakukan hal yang baik.

4. Sulit mencapai kesuksesan

Dengan tidak adanya kepercayaan diri maka anak korban kekerasan pun akan lebih sulit mencapai kesuksesannya. Hal ini juga menjadi salah satu dampak negatif kekerasan pada anak. Anak yang tidak memiliki rasa percaya diri maka ia akan berkembang secara tidak optimal, tidak mampu bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar, merasa “kalah” di lingkungannya, dan sebagainya. Hal ini mengingat kesuksesan seseorang sangat ditunjang dengan kepercayaan diri tinggi terhadap kemampuan diri sendiri.

5. Mengalami trauma

Kekerasan pada anak juga mengakibatkan trauma dan luka batin yang sukar dihilangkan. Luka batin ini sangat berpengaruh pada kualitas anak dalam menjalani hidupnya. Luka batin ini dapat ditandai dengan munculnya stres, depresi, frustrasi, dan gangguan psikologi lainnya yang mengganggu kehidupan dan aktivitas anak.

6. Merasa tidak berguna atau tidak bermanfaat

Kekerasan pada anak juga memunculkan sikap anak dalam memandang dirinya sendiri menjadi anak yang tidak berguna atau tidak bermanfaat. Hal ini membuat anak menjadi pendiam, apatis terhadap lingkungan sosial, bahkan bisa berujung pada keinginan untuk mengakhiri hidup.

Baca Juga : 12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Demikian beberapa dampak kekerasan pada anak secara psikis. Berbagai dampak psikis tersebut dapat diatasi dengan memberikan kasih sayang tulus pada anak,  memberikan bimbingan secara mental yang biasa dilakukan oleh seorang psikolog, ataupun dengan cara lain yang sudah terbukti efektif dalam mengatasi masalah pada anak, yaitu dengan memberikan Kapsul Bioenergi. Dengan mengonsumsi kapsul ini diharapkan anak akan menjadi anak yang kuat dan tangguh serta mampu bangkit untuk terbebas dari gangguan psikis yang dialaminya. Selain itu, Kapsul Bioenergi juga efektif dalam meningkatkan kinerja sel-sel otak anak sehingga mampu meningkatkan kemampuan belajar anak, meningkatkan fokus, konsentrasi, serta daya ingat anak sehingga anak tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berprestasi.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

101 Contoh Pantun Anak Orang Tua Wajib Mengetahuinya

101 Contoh Pantun Anak Orang Tua Wajib Mengetahuinya

Contoh pantun anak – Anda tentu pernah mendengar istilah pantun, bukan? Ya, pantun sering menjadi bahan materi dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Pantun merupakan puisi lama yang berasal dari bahasa Minangkabau “patuntun”. Pantun terdiri atas empat larik dengan rima akhir a-b-a-b, di mana tiap barisnya terdiri atas 8-12 suku kata atau terdiri atas 4-5 kata.

Sebuah pantun menjadi salah satu kekayaan Nusantara yang perlu dilestarikan. Bahkan, pantun dapat dikenalkan sedini mungkin kepada anak dengan menjadikannya permainan pantun yang menyenangkan. Ada banyak jenis pantun anak yang perlu Anda ketahui, seperti pantun jenaka atau pantun lucu, pantun teka-teki, pantun nasihat, pantun kasih sayang, pantun agama, pantun nasib, pantun adat, pantun sukacita, pantun kepahlawanan, dan sebagainya. Apakah Anda ingin mengetahui beberapa contoh pantun-pantun tersebut?

Baca Juga : Cara Belajar Matematika dengan Mudah dan Cepat

Bagi Anda yang ingin mengetahui seperti apa jenis pantun-pantun tersebut, Anda bisa menyimak beberapa contoh pantun  anak di bawah ini anak di bawah ini. Semoga bermanfaat.

Contoh pantun anak : pantun jenaka

Harimau sudah makin sombong

Suka menghina yang jelak

Masih kecil sudah ompong

Mirip dengan nenek-nenek

 

Lebar sekali daun talas

Untuk menambah daun talam

Makanya jangan suka malas

Sikat gigi pagi dan malam

Contoh pantun anak : pantun teka-teki

Adik manis mukanya bersih

Selepas dimandi oleh bunda

Kulitnya hitam isinya putih

Manis rasanya seperti gula/ Buah manggis

 

Anak ayam mati tercekik

Dibuang orang di tepi lumbung

Kalau adik orang yang cerdik

Binatang apa tanduk di hidung? / Badak

Contoh pantun anak : pantun nasihat

Hari Rabu memetik kelapa

Airnya segar hilang dahaga

Hormati Ibu juga Bapak

Agar kelak masuk surga

 

Orang dahulu hidup di goa

Biawak hidup di dalam rawa

Turuti perintah orang tua

Tiap sholat tak lupa berdoa

Contoh pantun anak : pantun kasih sayang

Ke gunung untuk mendaki

Mendaki adalah hobiku

Ibu izinkan kucium telapak kaki

Karena disitulah tempat surgaku

 

Tepung terigu tepung kanji

Harganya puluhan ribu

Suatu saat nanti aku berjanji

Akan membahagiakanmu Ibu

Contoh pantun anak : pantun agama

Saya pergi beli tembaga

Saya pakai untuk merekatkan parang

Apabila ingin masuk surga

Sering-sering mengaji dan sembahyang

 

Sungguh indah pintu dipahat

Burung puyuh di atas dahan

Kalau hidup hendak selamat

Taat selalu perintah Tuhan

Contoh pantun anak : pantun kepahlawanan

Ibu tani membawa nampan,

nampan dibawa diisi roti.

Ayo kawan ingat pahlawan,

jasa mereka sungguh berarti

 

Pangeran Diponegoro berperang dengan naik kuda

Musuh menyerang dengan mobil tangki

17 Agustus 1945 Indonesia merdeka

17 Agustus 1945 semua musuh mati berdiri

Contoh pantun anak : pantun adat

Lebat daun bunga tanjung

Berbau harum bunga cempaka

Adat dijaga pusaka dijunjung

Baru terpelihara adat pusaka

 

Pergi main ke rumah sekar

Pulang-pulang ketemu pak ali

orang mati langsung dibakar

itu memang adatnya Bali

Contoh pantun anak : pantun sukacita

Lihatlah burung kutilang

Terbang tinggi dia pulang

Main dengan senang

Jadi anak yang periang

 

Pagi hari baca koran

Baca berita orang hilang

Bermain kejar-kejaran

Badan sehat hati senang

Contoh pantun anak : pantun dukacita

Tuntutlah ilmu sampai ke Cina

Negeri Cina pandai berperang

Hati sedih gundah gulana

Melihat nilai tes yang masih kurang

 

Sungguh pedas rasanya cabai

Apalagi dibeli di swalayan

Tubuh ini terasa lunglai

Menahan beban derita kehidupan

Demikian beberapa contoh pantun anak yang perlu Anda ketahui

Cobalah untuk membuat pantung guna mengasah keterampilan berbahasa anak Anda. Anda juga bisa mengasah keterampilan berpikir anak Anda dengan bermain membuat pantun. Selain itu, Anda juga bisa memaksimalkan kecerdasan otak anak Anda secara halal dan efektif dengan memberikannya Kapsul Kecerdasan di mana dengan mengonsumsi kapsul ini akan merangsang sel-sel otak anak Anda menjadi lebih sehat dan aktif sehingga dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fokus anak Anda sehingga anak Anda pun akan menjadi lebih cerdas dan berprestasi.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan meningkatkan kecerdasan otak anak Anda

Baca JugaArtikel Menarik Lainnya :

5 Cara Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak

5 Cara Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak

Tabungan pendidikan anak – Pendidikan adalah hal penting dalam kehidupan setiap orang. Bahkan, dalam Undang-Undang kita dinyatakan bahwa pendidikan merupakan hak asasi manusia setiap warga negara. Dengan begitu, setiap manusia berhak mengenyam pendidikan setinggi mungkin.

Seiring dengan perkembangan zaman, biaya pendidikan juga makin mahal. Untuk menyiasatinya, banyak orangtua menyiapkan tabungan pendidikan anak sedini mungkin, sejak anak masih berusia balita,atau bahkan sebelum anak lahir. Dengan memikirkan jauh-jauh hari bagaimana cara agar Anda bisa membiayai pendidikan anak hingga pendidikan tinggi maka akan menjamin anak Anda mendapatkan pendidikan layak dan juga menjaga ekonomi kelurga tetap stabil.

Baca Juga  Memiliki Motivasi Hidup Sukses dengan Kapsul Kecerdasan

Bagi Anda yang ingin menyiapkan tabungan pendidikan anak, tapi masih bingung bagaimana caranya maka sebaiknya Anda segera membaca beberapa cara atau strategi memulai menyimpan uang untuk tabungan pendidikan anak berikut ini.

5 Cara Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak

1.Perhatikan kapan anak membutuhkan biaya pendidikan

Membuat perkiraan kapan anak membutuhkan biaya pendidikan merupakan strategi awal untuk memulai membuat tabungan pendidikan anak. Pastikan rentang waktu Anda memulai membuat tabungan pendidikan ini tidak terlalu dekat dengan waktu anak yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Dengan rentang waktu yang cukup maka Anda akan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk memulai membuat tabungan pendidikan anak. Semakin jauh rentang waktu Anda mempersiapkan tabungan pendidikan maka semakin baik bagi masa depan anak Anda. Jika diperlukan, Anda pun bisa memulai membuat tabungan pendidikan saat anak Anda baru saja lahir.

2. Perhatikan dan hitung perkiraan jumlah tabungan pendidikan yang dibutuhkan

Strategi mempersiapkan tabungan pendidikan anak yang berikutnya adalah dengan menghitung jumlah tabungan pendidikan anak yang dibutuhkan. Jumlah biaya yang dibutuhkan ini meliputi biaya pendidikan, biaya kebutuhan pendukung pendidikan, dan biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam menghitung perkiraan jumlah biaya pendidikan, Anda juga butuh memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah biaya pendidikan, seperti tipe sekolah atau kampus, lokasi sekolah atau kampus.

Tipe sekolah atau kampus swasta tentu dirasa membutuhkan biaya lebih tinggi dibanding dengan sekolah atau kampus negeri. Begitu pula sekolah atau kampus yang memiliki jarak lebih jauh tentu membutuhkan biaya yang lebih banyak dibanding dengan sekolah atau kampus yang dekat dengan rumah karena ada tambahan biaya transportasi, biaya kost, dan biaya makan.

3. Perhatikan dan buatlah target pencapaian jumlah tabungan

Dalam mempersiapkan tabungan pendidikan anak, Anda perlu membuat target pencapaian. Misal, Anda telah menghitung waktu dan besaran biaya pendidikan sebesar Rp 240 juta dalam waktu 10 tahun maka Anda harus menabung sebanyak Rp 2 juta setiap bulan atau sebanyak Rp 24 juta setiap tahun. Dengan mengetahui jumlah target tersebut maka Anda harus memastikan untuk menyisihkan sejumlah dana dari penghasilan untuk tabungan pendidikan anak tersebut.

Baca Juga : Agar Tidak Mudah Lupa

4. Perhatikan cara menutupi kekurangan tabungan

Selama proses mempersiapkan tabungan pendidikan anak, sekiranya Anda mengalami kekurangan keuangan karena adanya sejumlah dana yang harus disisihkan untuk memenuhi tabungan pendidikan untuk anak tersebut. Jika hal ini terjadi pada diri Anda maka Anda bisa mengatasi kekurangan keuangan ini dengan menghemat pengeluaran bulanan Anda, mencari penghasilan tambahan dengan bekerja sampingan seperti berinvestasi atau berwirausaha.

5. Perhatikan dan pilih cara menabung yang tepat untuk Anda

Sebelum memulai membuat tabungan pendidikan anak, sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu cara menabung yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Ada beberapa cara menabung yang bisa Anda pilih, seperti menabung dengan cara konvensional, membuka tabungan pendidikan di bank, mengikuti asuransi pendidikan, melakukan investasi reksadana, melakukan investasi emas, membuat tabunag deposito di bank, dan sebagainya.

Demikian beberapa cara mempersiapkan uang untuk tabungan pendidikan anak yang perlu Anda lakukan.

Seiring dengan proses mempersiapkan tabungan pendidikan anak, sebaiknya Anda terus mempersiapkan anak agar bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu dalam meningkatkan daya ingat dan konsentrasi anak dalam belajar sehingga anak akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan sukses.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan anak secara alami

Baca Artikel Menarik Lainnya :

101 Daftar Sekolah Terbaik Di Indonesia

101 Daftar Sekolah Terbaik Di Indonesia

Sekolah terbaik di Indonesia – Setiap orangtua tentu mengharapkan anak-anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas. Ada berbagai cara dalam meningkatkan kecerdasan anak, seperti memastikan asupan gizi anak tercukupi dan memastikan anak mendapatkan ilmu di sekolah terbaik sebagai tempat belajar mereka.

Bagi Anda selaku orangtua yang saat ini tengah menyiapkan si buah hati untuk memilih sekolah terbaik di Indonesia maka sebaiknya Anda terlebih dahulu mencari informasi nama-nama sekolah favorit yang akan anak Anda tuju. Sekolah-sekolah ini tidak harus selalu berada dalam kota tempat tinggal Anda, namun hal itu tidak menjadi alasan untuk tetap menuntut ilmu meski harus sekolah keluar kota.

Baca Juga : Merangsang Kecerdasan Anak dengan Bioenergi Begini Caranya!

Berikut ini nama-nama sekolah terbaik di Indonesia pada level Sekolah menengah atas (SMA) yang dapat Anda jadikan acuan bagi anak Anda dalam memilih calon tempat belajar yang sesuai dengan keinginan Anda.

Sekolah terbaik di Indonesia – di Jakarta

  • SMA Negeri 8 Jakarta
  • SMA Negeri 39 Jakarta
  • SMA Negeri 28 Jakarta
  • SMA Negeri 34 Jakarta
  • SMA Negeri 78 Jakarta
  • SMAK 1 Penabur Jakarta
  • SMA Negeri 61 Jakarta
  • SMA Negeri 47 Jakarta
  • SMA Negeri 48 Jakarta
  • SMA Negeri 81 Jakarta
  • SMA Santa Ursula Jakarta
  • SMA Labschool Kebayoran Jakarta
  • SMA Islam Al Azhar Pusat Jakarta

Sekolah terbaik di Indonesia – di Yogyakarta

  • SMA Negeri 1 Yogyakarta
  • SMA Negeri 3 Yogyakarta
  • SMA Negeri 8 Yogyakarta
  • SMA Negeri 3 Bantul
  • SMA Negeri 1 Wonosari
  • SMA Negeri 2 Yogyakarta
  • SMA Negeri 6 Yogyakarta
  • SMA Negeri 5 Yogyakarta
  • SMA Negeri 9 Yogyakarta
  • SMA Negeri 7 Yogyakarta
  • SMA Negeri 10 Yogyakarta
  • SMA Negeri 11 Yogyakarta
  • SMA Kolese Debritto Yogyakarta

Sekolah terbaik di Indonesia – di Surabaya

  • SMA Negeri 5 Surabaya
  • SMA Negeri 2 Surabaya
  • SMA Negeri 3 Surabaya
  • SMA Negeri 1 Surabaya
  • SMA Negeri 9 Surabaya
  • SMA Negeri 6 Surabaya
  • SMA Negeri 11 Surabaya
  • SMA Negeri 15 Surabaya
  • SMA Negeri 16 Surabaya
  • SMAK 1 Petra Surabaya

Sekolah terbaik di Indonesia – di Bandung

  • SMA Negeri 3 Bandung
  • SMA Negeri 5 Bandung
  • SMA Negeri 8 Bandung
  • SMA Negeri 9 Bandung
  • SMA Negeri 2 Bandung
  • SMA Negeri 11 Bandung
  • SMA Negeri 24 Bandung
  • SMA Santo Aloysius 1 Bandung
  • SMA Kristen 1 BPK Penabur Bandung
  • SMA Terpadu Krida Nusantara Bandung
  • SMA Negeri 1 Dayeuhkolot

Sekolah terbaik di Indonesia – di Semarang

  • SMA Negeri 3 Semarang
  • SMA Negeri 1 Semarang
  • SMA Semesta Bilingual Boarding School
  • SMA Kolese Loyola
  • SMA Negeri 5 Semarang
  • SMA Karangturi

Sekolah terbaik di Indonesia – di Malang

  • SMA Negeri 3 Malang
  • SMA Negeri 1 Malang
  • SMA Negeri 5 Malang
  • SMA Negeri 4 Malang
  • SMA Negeri 8 Malang
  • SMA Negeri 10 Malang
  • SMA Negeri 2 Malang
  • SMA Negeri 9 Malang
  • SMA Negeri 7 Malang
  • SMA Negeri 6 Malang

Sekolah terbaik di Indonesia – di Medan

  • SMA Negeri 1 Medan
  • 3 SMA Negeri Medan
  • 5 SMA Negeri Medan
  • 4 SMA Negeri Medan
  • SMA Santo Thomas 1 Medan
  • SMA Sutomo 1 Medan
  • SMA Methodist 1 Medan

Baca Juga : Akhirnya Kutemukan Cara Fokus Belajar untuk Anak

Demikian beberapa nama sekolah terbaik di Indonesia yang sebaiknya Anda ketahui.

Jika Anda sudah membaca daftar sekolah tersebut maka perlu segera menentukan pilihan di mana anak Anda akan sekolah. Untuk memaksimalkan upaya anak Anda agar dapat diterima di sekolah terbaik tersebut maka sebaiknya Anda segera mengonsumsi Kapsul Kecerdasan yang akan membantu Anda dalam meningkatkan konsentrasi dan daya ingat secara alami sehingga anak Anda pun dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak cerdas.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan anak secara efektif dan alami

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Kesalahan orang tua dalam mendidik anak – Anak adalah titipan dari Tuhan sehingga sudah sewajibnya Anda sebagai orang tua senantiasa menjaga, merawat, dan mendidiknya dengan baik agar kelak anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berkualitas. Memberikan pendidikan yang layak kepada anak adalah tanggung jawab atau tugas yang selalu diemban oleh setiap orang tua, namun dalam kenyataannya masih banyak orang tua yang mengabaikan tugas ini.

Cara mendidik anak tentu bukan perihal yang mudah. Dibutuhkan sikap sabar, kritis, dan bijak dari orang tua agar mereka dapat mendidik anak-anaknya dengan baik. Namun, masih banyak orang tua yang ternyata belum dapat mendidik anaknya dengan tepat. Hal ini terbukti dari berbagai kebiasaan buruk yang menjadi kesalah orang tua dalam mendidik anak. Meski kesalahan tersebut tidak disadari namun efeknya dapat dirasakan oleh anak hingga usia dewasa nanti.

Nah, apa sajakah kesalah oang tua dalam mendidik anak? Berikut ini beberapa kesalahan yang kerap dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak yang perlu para orang tua perhatikan agar tidak dilakukan kepada anak-anak. Semoga bermanfaat.

Kesalahan orang tua dalam mendidik anak

1. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Memperlakukan anak sebagai raja atau ratu yang tidak pernah salah

“Kakak jatuh ya, siapa yang nakal? Ini sudah Mama pukul mejanya… cup..cup..cup.”

Efek buruk: menjadikan anak merasa selalu benar dan selalu menyalahkan orang lain.

2. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Berbohong kecil namun sering

“Papa hanya pergi sebentar saja kok.” Padahal Papa pergi ke kantor dan pulang malam.

Efek buruk: anak akan tidak percaya lagi kepada orang tuanya.

3. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Sering melarang dan mengancam

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

“Kakak jangan ganggu adik, nanti Mama marah lho.”

Efek buruk: anak akan merasa ketakutan atau malah menjadi bandel.

4. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Kedua orang tua tidak kompak

“Ayo Nak, matikan televisimu sudah saatnya kamu tidur,” kata Mama.

“Tidak apa-apa, Ma. Biar Kakak tidak stres karena belajar terus,” kata Papa.

Efek buruk: anak akan berpihak pada ayah atau ibu yang memihaknya dan men-judge bahwa salah satu orang tuanya jahat.

5. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Menakuti anak

“Jangan nakal loh Kak, nanti ditangkap polisi.”

Efek buruk: anak akan merasa dibohongi seiring dengan pertambahan usianya.

6. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Tidak menepati janji

“Kalau nilai Kaka baik, nanti Papa ajak jalan-jalan ke kebun binatang.” Tapi ternyata hal itu tidak ditepati oleh sang ayah.

Efek buruk: anak akan tidak mempercayai lagi orang tuanya.

7. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Marah yang berlebihan

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Efek buruk: anak akan merasa takut kepada orang tuanya.

8. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Memaklumi kenakalan anak

“Maklumlah namanya juga anak-anak.”

Efek buruk: anak akan merasa pelrilakunya selalu benar karena tidak ada teguran.

9. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Menjadi pendengar yang buruk

Efek buruk: anak merasa tidak dihargai dan akan tidak juga mendengarkan kata-kata Anda.

10. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Selalu menuruti permintaan anak

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Efek buruk: anak akan menjadi anak yang egois

11. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Sering membandingkan

Efek buruk: anak akan menjadi pembangkang dan berperilaku buruk

12. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Menganggap kakak harus selalu mengalah kepada adiknya

Efek buruk: anak akan tidak memiliki rasa percaya diri dan akan membenci adiknya

Demikian beberapa kesalahan orang tua dalam mendidik anak yang perlu Anda perhatikan. Dengan mengetahui beberapa kesalahan tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukannya kepada anak-anak Anda. Sebaliknya, Anda harus fokus dalam mendidik anak dengan benar, salah satunya dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi anak dalam belajar sehingga anak akan bertumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas dan sukses.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan anak secara efektif dan alami

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Penyebab, Gejala,  Dan Terapi Cerebral Palsy Pada Anak

Penyebab, Gejala,  Dan Terapi Cerebral Palsy Pada Anak

Cerebral palsy pada anak – Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya selalu sehat. Namun, dalam kenyataannya anak-anak kerap mengalami berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah celebral palsy.

Cerebral palsy merupakan gangguan yang mempengaruhi otot, gerakan, dan keterampilan motorik (kemampuan untuk bergerak yang terkoordinasi dan terarah). Cerebral palsy dapat dialami oleh anak sebelum atau selama kelahiran anak. Kerusakan otak yang disebabkan cerebral palsy pada anak dapat mengakibatkan gangguan pada penglihatan, pendengaran, keterlambatan bicara, dan ketidak mampuan belajar.

Bagi Anda yang memiliki anak penderita cerebral palsy, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa informasi yang berisi penyebab cerebral palsy, jenis cerebral palsy, dan terapi cerebral palsy pada anak berikut ini.

Gejala cerebral palsy pada anak

  • gangguan pada otot, yaitu otot terlihat kaku dan lemah
  • kaku otot dan refleks normal (kekakuan)
  • kaku otot dan refleksi berlebihan (kekejangan)
  • kurangnya koordinasi otot (ataksia)
  • gerakan atau getaran tidak sadar
  • gerakan lambat (athetosis)
  • terhambatnya perkembangan keterampilan motorik
  • lebih dominan menggunakan satu sisi tubuh saja, seperti menyeret satu kaki saat merangkak
  • kesulitan saat berjalan, seperti berjalan kaki atau gaya berjalan berjongkok
  • kesulitan saat menelan
  • Sulit menghisap atau makan
  • terhambatnya perkembangan bicara atau mengalami kesulitan berbicara
  • kesulitan melakukan gerakan dengan tepat

Penyebab cerebral palsy pada anak

  • Selama kehamilan yang menyebabkan kerusakan pada otak sehingga otak tidak berkembang secara normal. Masalah pada kehamilan ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah kesehatan ibu hamil, kelainan genetik, infeksi, dan sebagainya
  • Masalah yang terjadi pada proses persalinan.
  • Bayi lahir prematur dengan berat kurang dari 1.150 gram.
  • Kekurangan oksigen pada bayi selama di kandungan sehingga ketika lahir tidak langsung menangis.
  • Terjadinya pendarahan pada otak dan cacat tulang belakang pada bayi.
  • Gangguan kesehatan pada bayi atau anak usia dini yang menyebabkan kerusakan pada otak. Masalah ini diakibatkan dari keracunan, penyakit meningitisi, kekurangan gizi, sindrom pada bayi, serangan bakteri, dan sebagainya

Baca Juga : Penyakit Anak Usia Dini Yang Harus Anda Ketahui

  • Mutasi pada gen yang mengontrol perkembangan otak.
  • Infeksi yang dialami oleh ibu hamil sehingga dapat menghambat perkembangan janin.
  • Janin mengalami stroke sehingga suplai darah ke otak mengalami gangguan dan menghambat perkembangan otak.
  • Kurangnya oksigen ke otak (asfiksia) yang biasanya terjadi pda kondisi persalinan yang sulit dan lama.
  • Bayi mengalami infeksi sehingga menyebabkan peradangan dalam atau di area otak.
  • Bayi mengalami trauma, seperti kepala bayi mengalami cedera akibat jatuh, kecelakan bermotor, atau kecelakaan yang lainnya.

Jenis cerebral palsy pada anak

  • Cerebral palsy spastic. Cerebral palsy jenis ini menyebabkan gerakan menjadi kaku dan sulit bergerak.
  • Athetoid cerebral palsy. jenis ini mengarah pada tidak terkendalinya gerakan.
  • Cerebral palsy ataxic. Cerebral palsy jenis ini menyebabkan terganggunya keseimbangan tubuh.

Jenis terapi dan pengobatan cerebral palsy pada anak

  • Rehabilitasi medik

Jenis pengobatan cerebal palsy ini meliputi terapi fisik (fisioterapi), terapi okupasi, dan terapi wicara.

  • Perilaku

Terapi ini dilakukan di bawah bimbingan dan pengawasan dari seorang psikolog

  • Obat

Jenis terapi ini biasanya diberikan kepada penderita cerebral palsy yang disertai kejang untuk mengendalikan kekakuan otot (spastisitas) dan gerakan-gerakan abnormal.

Baca Juga :Makanan Penambah Daya Ingat Otak

  • Okupasi atau Operasi

Terapi ini biasanya disarankan jika terjadi keterbatasan otot yang berat sehingga mengakibatkan gangguan gerakan. Terapi okupasi ini juga bertujuan untuk mengurangi kekakuan otot.

Demikian beberapa informasi mengenai penyebab, jenis, dan terapi cerebral palsy pada anak yang perlu Anda ketahui.

Jika anak Anda mengalami cerebral palsy maka Anda perlu melakukan langkah pengobatan atau penanganan yang efektif, salah satunya dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu dalam memperbaiki kerusakan otak sehingga dapat memaksimalkan kinerja otak sehingga dapat meningkatkan kecerdasan otak secara maksimal.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan otak secara alami dan efektif

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

5 Manfaat Kasih Sayang Ibu Kepada Anaknya

5 Manfaat Kasih Sayang Ibu Kepada Anaknya

Kasih sayang ibu kepada anaknya – Seorang ibu tentu akan mengasihi anaknya selama hidupnya, hingga muncul pepatah yang mengatakan bahwa kasih sayang ibu sepanjang masa. Peribahasa tersebut bukanlah hal yang tanpa arti karena kasih sayang ibu akan selalu mengiringi anaknya dari usia bayi hingga menjadi orangtua. Kasih sayang ini terlihat dari bagaimana seorang ibu menjaga dan merawat anaknya dengan sepenuh hati tanpa mengharapkan imbalan.

Kasih sayang ibu kepada anaknya ini bukan saja dapat mempererat ikatan emosi antara ibu dan anaknya. Tetapi lebih dari itu ternyata kasih sayang ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan si anak. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kasih sayang antara ibu dan anak ini dapat mendukung kinerja jantung dan otak. Bahkan, dapat juga menurunkan obesitas dan mempengaruhi kesehatan anak secara umum.

Nah, bagi Anda seorang ibu yang selalu menyayangi anaknya. Sebaiknya Anda mengetahui beberapa manfaat kasih sayang ibu kepada anaknya berikut ini. Semoga dengan membaca artikel ini. Anda Bahkan bisa lebih mengasihi dan menyayangi anak Anda dengan sepenuh hati dan lebih bahagia melihat pertumbuhan dan perkembangan anak Anda.

5 Manfaat Kasih Sayang Ibu Kepada Anaknya

1. Menutrisi otak dan mencerdaskan

Menutrisi otak sehingga anak menjadi lebih cerdas merupakan salah satu manfaat kasih sayang ibu kepada anaknya. Dari sebuah penelitian pada anak usia 7-10 tahun disebutkan bahwa anak yang mendapatkan kasih sayang dan dukungan dari ibunya memiliki bagian otak hippocampus yang berkembang lebih besar. Hippocampus ini adalah bagian otak yang berfungsi menyimpan memori dan pembelajaran yang menjadikan anak menjadi cerdas dan berprestasi. Secara umum, kasih sayang dari sang ibu dapat mendukung perkembangan otak anak semakin baik. Terutama pada hal-hal yang berhubungan dengan kesenangan, penilaian , dan penalaran anak.

Baca Juga : Makanan Penambah Daya Ingat Otak

2. Menyehatkan tubuh hingga usia setengah baya

Manfaat kasih sayang ibu kepada anaknya yang selanjutnya adalah dapat menghindarkan risiko sindrom metabolik, salah satunya penyakit diabetes tipe 2. Hal ini dapat terjadi karena kasih sayang ibu yang diberikan dengan tulus dapat menurunkan tingkat stres anak sehingga secara otomatis juga dapat menurunkan kadar tingkat insulin dan risiko terjadinya peradangan.

3. Menurunkan risiko obesitas

Menurunkan risiko obesitas pada anak juga menjadi salah satu manfaat kasih sayang ibu kepada anaknya. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ada ikatan emosional yang lemah antara ibu dan anak dapat meningkatkan risiko berat badan berlebih pada anak. Bahkan, dalam sebuah studi menembukan fakta bahwa lebih dari 25% anak obesitas pada usia remaja disebabkan karena tidak adanya jalinan emosi yang baik antara ibu dengan anak. Hal ini bisa terjadi karena bagian otak yang berfungsi mengendalikan emosi dan stres dapat mempengaruhi nafsu makan dan keseimbangan energi pada tubuh si anak.

4. Memiliki kehidupan seks yang baik

Manfaat kasih sayang ibu kepada anaknya yang berikutnya adalah membantu anak untuk memiliki kehidupan seks yang lebih baik di kemudian hari. Hal ini dikarenakan peran ibu sangat penting dalam membantu sosialisasi anak serta bertanggung jawab pada pengetahuan seksual si anak sehingga anak akan memiliki pandangan yang tepat tentang seks. Terutama bagi anak perempuan, kasih sayang seorang ibu kepada dirinya sangat membantu dirinya memiliki kehidupan seks yang lebih baik.

5. Memiliki hubungan yang romantis dengan pasangannya kelak

Kasih sayang ibu kepada anaknya juga bermanfaat pada anaknya untuk memiliki hubungan yang romantis dengan pasangannya kelak. Hal ini dikarenakan dari kecil. Anak sudah memperoleh kasih sayang dan dukungan dari ibu sehingga hal  positif ini akan ia bawa dalam kehidupan berumah tangganya dengan membina hubungan bersama pasangannya dengan romantis.

Baca Juga : Akibat Perceraian Pada Anak

Demikian beberapa manfaat kasih sayang ibu kepada anaknya yang perlu Anda ketahui.

Kasih sayang Anda sebagai orangtua kepada si buah hati dapat terlihat dari berbagai cara. Salah satunya dengan cara memberikan makanan penuh gizi lengkap dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya dapat berjalan dengan optimal. Pemberian gizi ini juga dapat Anda wujudkan dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu anak Anda dalam meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kecerdasan untuk meningkatkan prestasi belajar. Dengan begitu, anak Anda akan menjadi anak yanh sehat dan juga cerdas.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan anak secara alami

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

4 Cara Memilih Game Anak Cerdas Dan Macamnya

4 Cara Memilih Game Anak Cerdas Dan Macamnya

Cara memilih game anak cerdas – Memiliki anak cerdas tentu menjadi harapan setiap orangtua. Karena itu, setiap orangtua selalu berupaya untuk menjadikan anaknya menjadi cerdas. Ada banyak cara menjadikan anak cerdas, seperti dengan memenuhi kebutuhan gizi  sang anak dengan menyediakan makanan  sehat bernutrisi, menyekolahkan anak ke sekolah yang berkualitas, dan juga memberikan jenis permainan atau games yang dapat mengasah otak dan meningkatkan kecerdasan otak.

Mencerdaskan anak melalui pemberian game anak cerdas sangat mendukung pengembangan bakat yang dimiliki anak serta meningkatkan daya pikir anak. Untuk itu, pemberian games yang tepat sangat mendukung anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berprestasi.

Dalam menentukan game anak cerdas tentu tidak mudah. Setiap orangtua diharapkan dapat memilih games yang tepat dengan memperhatikan kondisi anak. Nah, bagi Anda yang ingin memilihkan game yang baik maka sebaiknya Anda memperhatikan beberapa cara berikut ini.

Cara memilih game anak cerdas

  1. Perhatikan kesukaan anak

Sebelum memilih game anak cerdas, sebaiknya Anda memperhatikan apa kesukaan anak. Misal, anak Anda suka dengan pelajaran matematika atau aktivitas hitung berhitung maka Anda bisa memilihkan game yang dapat meningkatkan kemampuan berhitung dengan cepat atau game yang melibatkan aktivitas penjumlahan dan pengurangan. Misal, anak Anda suka dengan dunia musik maka Anda bisa memilihkan game yang melatih anak untuk mengenal dan memainkan alat musik.

  1. Perhatikan usia anak

Dalam memilih game anak cerdas, sebaiknya Anda memperhatikan berapa usia anak Anda. Berikan jenis game yang sesuai dengan usia anak, jangan memaksakan kehendak Anda. Anda bisa melihat petunjuk dalam game yang menjelaskan usia anak yang dapat menggunakan game tersebut. Jika anak masih berusia tiga tahun, berikan jenis game sesuai usianya, setelah ia menguasai game tersebut, Anda bisa memberikan game dengan tingkatan yang lebih tinggi. Jika Anda memaksa untuk memberikan game di atas usianya maka akan membuat anak Anda kebingungan.

Baca Juga :Agar Anak Cerdas dan Pintar di Sekolah. Orang Tua Harus Tahu!

  1. Perhatikan minat dan bakat anak

Untuk memilih jenis game yang tepat, sebaiknya Anda memperhatikan bakat dan minat anak. Hal ini tentu akan bermanfaat untuk mengembangkan minat dan bakat anak. Misal, anak terlihat memiliki bakat pada musik maka sebaiknya Anda memberikan jenis game yang memiliki unsur musik sehingga anak dapat belajar sambil bermain.

  1. Melatih kreativitas anak

Jenis game anak cerdas yang paling tepat adalah game yang dapat melatih kreativitas anak. Dengan banyak bermain game, selain anak mendapat hiburan, anak juga dapat ditingkatkan daya kreativitas dan konsentrasinya.

Macam game anak cerdas

game anak cerda

Ada banyak jenis game yang dapat meningkatkan kecerdasan anak. Berikut ini beberapa jenis game dari aplikasi (modern) dan tradisional yang dapat Anda berikan kepada buah hati untuk mengasah kecerdasan otaknya.

  • puzzle
  • balok bangunan
  • bola keranjang
  • marco – polo!
  • catur
  • teka-teki silang
  • permainan tebak-tebakan
  • scrabble
  • monopli
  • ular tangga
  • bintang domino
  • berburu harta karun
  • brmain adonan tanah liat
  • sudoku
  • rubik
  • game komputer, misal game sepak bola, game balap mobil, solitaire, tetris, dan sebagainya
  • congklak atau dakon
  • yo-yo
  • petak umpet
  • bulu tangkis
  • kelereng
  • engkle
  • tarik tambang
  • suwit (batu, kertas, gunting)
  • lego
  • hompipa
  • tic tac toe
  • halma, dan sebagainya

Baca Juga :Tanda Bayi Cerdas Terlihat Setelah Minum Kapsul Kecerdasan

Demikian beberapa cara memilih game anak cerdas yang perlu Anda perhatikan

Jika Anda sudah mengikuti beberapa atau semua cara di atas, namun anak Anda masih saja mengalami kesulitan belajar sehingga prestasinya menurun maka sebaiknya Anda segera memberikannya Kapsul Kecerdasan yang akan ampuh meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fokus dalam belajar secara alami sehingga anak Anda semakin cerdas dan berprestasi.

Baca juga: Kapsul Bioenergi, meningkatkan kecerdasan anak secara alami

Baca Juga Artikel Menariik lainnya :

8 Pengertian Dan Macam Emosi Dalam Psikologi Menurut Para Ahli

8 Pengertian Dan Macam Emosi Dalam Psikologi Menurut Para Ahli

Emosi dalam psikologi – Anda tentu sering menggunakan istilah “emosi’ dalam kehidupan sehari-hari, bukan? Istilah emosi dalam pemakaian sehari-hari sering merujuk pada kondisi jiwa yang negatif, seperti marah, tidak sabar, sedih, dan sebagainya. Namun, ternyata pengertian emosi yang dalam kehidupan sehari-hari ternyata tidak sama dengan pengertian emosi dalam psikologi. Emosi dalam psikologi dapat berupa rasa cinta, gembira, bahagia, riang, bangga, mesra, dan sebagainya.

Arti Emosi dalam psikologi sebagai luapan perasaan yang berkembang sebagai bentuk reaksi psikologis-fisiologis dan cepat surut dalam waktu singkat. Ini bersifat subyektif dan bisa jadi positif atau negatif. Emosi dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang, bahkan juga mempengaruhi perilaku pribadi dan sosial seseorang.

Emosi dalam psikologi memiliki beberapa macam pengertian dari para ahli. Kesemua pengertian tersebut mengkaji emosi dengan memberikan pengertian yang sesuai dengan kepentingannya dalam kehidupan manusia. Nah, bagi Anda yang ingin tahu apa saja pengertian emosi dan apa saja bentuk emosi dari para psikolog, berikut ini uraiannya.

Pengertian emosi dalam psikologi dari berbagai pakar

  1.  George Miller

Emosi adalah pengalaman seseorang mengenai rasa takut dan biasanya diikuti dengan berbagai perubahan fisik dalam peredaran darah dan pernafasan, biasanya juga diiringi dengan berbagai tindakan pemaksaan.

  1.  Angels

Emosi adalah kondisi perasaan yang kompleks yang dibarengi dengan berbagai gerakan atau aktivitas kelenjar. Atau, emosi adalah perilaku yang kompleks yang didominasi oleh aktivitas lambung atau organ-organ intrinsik.

  1.  Stanley

Emosi adalah pondasi utama yang melandasi kelahiran dan perkembangan kekuatan mental seseorang.

  1.  Dr. Muhammad Najaati

Emosi adalah sebuah kekacauan hebat yang meliputi segala aspek individu, dan berpengaruh pada perilaku, perasaan, dan fungsi vitalnya. Emosi ini dapat muncul karena ada pengaruh faktor psikologis.

  1.  Dr. Abdullah Abdul Hayy Musa

Emosi adalah perubahan secara mendanda pada diri seseorang yang meliputi seluruh aspek individu, baik psikis maupun fisiknya.

  1.  Daniel Goleman

Emosi adalah suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu kondisi biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi pada dasarnya merupakan dorongan untuk bertindak.

  1.  Spergada Poerbakawatja

Emosi adalah respons terhadap suatu rangsangan yang menyebabkan perubahan fisiologis disertai perasaan yang kuat dan biasanya mengandung kemungkinan untuk meledak.

  1. Chaplin

Emosi adalah suatu kondisi yang terangsang dari organisme yang mencakup berbagai perubahan yang disadari, yang sifatnya mendalam dari perubahan perilaku tersebut.

Baca Juga :Memiliki Motivasi Hidup Sukses 

Macam-macam bentuk emosi dalam psikologi dari berbagai pakar

  1. Decrates membagi emosi menjadi lima macam, yaitu:

    • desire (hasrat)
    • sorrow (sedih/duka)
    • wonder (heran)
    • love (cinta)
    • joy (kegembiraan)
  1. Watson membagi emosi menjadi tiga macam, yaitu:

    • fear (ketakutan)
    • rage (kemarahan)
    • love (cinta)
  1. Daniel Goleman membagi beberapa macam emosi, yaitu:

    • amarah : benci, jengkel, beringas, mengamuk
    • kesedihan : sedih, putus asa, muram, pedih, melankolis, mengasihi diri
    • takut : was-was, gugup, cemas, khawatir, waspada, tidak tenang, ngeri
    • kenikmatan : senang, riang, gembira, bahagia, bangga, terhibur, puas
    • cinta : kemesraan, persahabatan, kebaikan hati, kepercayaan, bakti, rasa dekat
    • terkejut : terkejut, terkesiap
    • jengkel : muak, tidak suka, hina, jijik
    • malu : malu hati, kesal

Baca Juga : Misteri Otak Manusia Yang Penting Untuk Anda Ketahui!

Demikian beberapa jenis pengertian emosi dalam psikologi yang perlu Anda ketahui.

Emosi tentu sangat berpengaruh pada tingkat keberhasilan belajar anak sehingga diharapkan anak senantiasa memiliki keseimbangan emosi untuk mendukung prestasi belajarnya. Salah sata usaha yang dapat para orangtua lakukan untuk mendukung keberhasikan belajar anak, yaitu dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu anak Anda dalam meningkatkan daya ingat dan konsentrasi belajar sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi anak yang cerdas dan sehat.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan anak secara alami

Baca Artikel Menarik Lainnya :

10 Akibat Perceraian Pada Anak

10 Akibat Perceraian Pada Anak

Akibat perceraian pada anak – Setiap orang pasti ingin keluarganya utuh, hidup harmonis, dan rukun. Namun, dalam kenyataannya banyak sekali hal buruk bisa terjadi dalam keluarga. Hubungan yang tidak baik antara suami istri karena banyak faktor, seperti perselingkuhan, perbedaan keyakinan, keterbatasan ekonomi  sangat rentan menyebabkan terjadinya perceraian. Perceraian adalah mimpi buruk bagi pasangan suami istri. Dan, dalam sebuah perceraian, satu-satunya pihak yang dirugikan adalah anak karena ia akan mengalami banyak sekali efek buruk. Apa sajakah efek buruk akibat perceraian pada anak? Berikut jawabannya.

Akibat Perceraian Pada Anak :

  1. Penurunan prestasi belajar

Akibat perceraian pada anak terlihat dari penurunan prestasi belajar anak. Perubahan sikap dan perilaku anak akibat perceraian orangtuanya akan berimbas pula pada penurunan nilai akademiknya.

Baca Juga : Cara Fokus Belajar untuk Anak

  1. Cenderung mudah terjatuh dalam pergaulan bebas

Pergaulan bebas sangat mudah memerangkap anak korban perceraian. Dengan kata lain, pergaulan bebas, seperti tindakan penyalahgunaan narkoba, minum minuman keras, merokok, seks bebas, dan sebagainya menjadi beberapa akibat perceraian pada anak.

  1. Mudah terserang penyakit

Akibat perceraian pada anak yang selanjutnya adalah anak korban perceraian akan mudah sakit karena kurang mendapat perhatian utuh dari kedua orangtuanya. Apalagi jika orangtuanya memiliki kemampuan ekonomi yang buruk maka kebutuhan gizi cenderung tidak tercukupi dengan baik sehingga daya imun mereka turun dan mereka pun mudah terserang penyakit.

  1. Rentan mengalami pelecehan seksual

Anak korban perceraian juga rentan mengalami pelecehan seksual dari anak lain atau orang dewasa. Akibat perceraian pada anak ini bisa terjadi karena umumnya anak korban perceraian kurang terpantau atau terawasi oleh orangtuanya.

  1. Mengalami gangguan psikis

10 Akibat Perceraian Pada Anak

Gangguan psikis merupakan salah satu akibat perceraian pada anak. Gangguan psikis ini menjadi sebuah trauma psikologis yang berupa rasa stres, depresi, kecemasan, ataupun efek psikologis jangka panjang yang lain.

  1. Apatis terhadap sebuah hubugan

Anak korban perceraian biasanya menjadi akan menganggap sebuah hubungan adalah hal yang tidak penting. Sikap apatis terhadap sebuah hubungan ini juga merupakan salah satu akibat perceraian pada anak yang perlu Anda perhatikan.

  1. Tidak percaya diri

Akibat perceraian pada anak bisa terlihat dari sikap anak yang tidak percaya diri atau minder dalam pergaulan. Hal ini akan menyebabkan anak lebih sering mengurung diri di kamar, dan menjauh dari teman-temannya karena merasa malu dan tertekan karena perpisahan kedua orangtua.

  1. Berperilaku kasar

Berperilaku kasar juga menjadi salah satu akibat perceraian pada anak. Perilaku kasar ini tampak pada sikap buruk anak, seperti suka membantah, memberontak, membangkang, dan hobi berkelahi dengan teman-temannya.

Baca Juga : Pengertian Dan Macam Emosi Dalam Psikologi Menurut Para Ahli

  1. Menjadi anak yang antisosial

Anak korban perceraian juga bisa menjadi anak yang antisosial. Akibat perceraian pada anak ini dapat terlihat ketika anak tidak mampu menempatkan diri di lingkungan yang baru, sulit bergaul, pendiam, pemarah, suka menyendiri, dan sebagainya.

  1. Jauh dari agama

Jauh dari agama dan Tuhan juga merupakan salah satu akibat perceraian pada anak yang sangat memprihatinkan. Hal ini terlihat dari sikapnya yang tidak pernah berdoa, beribadah, dan jauh dari amalan-amalan agama.

Demikian beberapa akibat perceraian pada anak yag perlu Anda ketahui.

Perceraian memang diperbolehkan, namun alangkah lebih baik lagi jika perceraian dapat dicegah demi masa depan anak yang lebih baik. Bagi beberapa orang perceraian adalah hal yang wajib diputuskan karena kondisi rumah tangga sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Namun, Anda juga harus memperhatikan kondisi anak-anak Anda. Persiapkan mental dan fisik sang buah hati agar dapat menerima perceraian orangtuanya dengan baik dan tidak menimbulkan efek buruk di masa depan. Untuk itu, Anda bisa mendukung kondisi fisik dan psikis anak dengan memberikannya Kapsul Kecerdasan yang akan membantu Anda dalam pertumbuhan dan perkembangan mental dan jasmani anak Anda secara optimal sehingga anak Anda kelak menjadi anak yang sehat, cerdas, dan beriman.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, solusi masalah anak Anda

Baca Artikel Menarik Lainnya :