Cara Mengatasi Anak Bandel, Malas Belajar dan Susah Diatur

Cara Mengatasi Anak Bandel, Malas Belajar dan Susah Diatur

Cara Mengatasi Anak Bandel

Ingin Tahu Cara Mengatasi Anak Bandel, Malas Belajar dan Susah Diatur?

Apakah putra-putri Anda bermasalah? Seperti bandel, malas belajar, susah diatur, tidak percaya diri, emosional, bermasalah dengan kecerdasannya , atau bahkan suka melawan orang tua? Sehingga Anda seringkali merasa sedih, cemas, stres dan selalu gelisah karena tidak tahu lagi bagaimana mengatasinya? Sementara itu Anda sudah mencari berbagai cara mengatasi masalah anak bandel dan masalah lain yang menyertainya namun belum juga mendapatkan solusi yang tepat.

Setiap orang tua pasti menginginkan solusi yang terbaik untuk putra putrinya, sehingga hatinya merasa tenang, dan bisa mengantar putra-putrinya menjadi anak yang baik. Yaitu anak mudah diatur, mau menerima nasihat, cerdas, sholeh/sholehah dan bisa menjadi penyejuk hati. Lebih dari itu orang tua juga pasti ingin kehidupan putra-putrinya lebih terarah, sehat, cerdas, bisa mengelola potensi dirinya, mandiri serta memiliki tanggung jawab atas diri dan masa depannya. Mengatasi masalah anak memang tidak mudah, memerlukan strategi cara & pendekatan yang tepat.

Komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak, termasuk kehangatan dan kasih sayang sangat penting dilakukan guna membangun kedekatan hubungan antara orang tua dengan anak. Dalam hal ini, ketika orang tua merasa bahwa dirinya memiliki anak yang bandel, malas belajar dan susah diatur sehingga akan kurang berprestasi atau jauh dari harapan Anda, maka ada hal yang harus telaah secara mendalam. Ada alasan mendasar yang menyebabkan anak bandel, malas dan sebagainya. Perlu digaris bawahi bahwa setiap anak itu unik, dan pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu orang tua harus bisa menemukan hal mendasar yang menjadi keunikannya dan keistimewaannya. Termasuk hal yang bisa menjadi penyebab masalah pada anak sehingga orang tua bisa menemukan cara mengatasi masalah anak bandel, malas dan sulit diatur tersebut.

Apa Yang Harus Dilakukan untuk Menemukan Cara Mengatasi Anak Bandel, Malas Belajar dan Susah Diatur?

Menyelami kepribadian anak, dan memahami karakter anak sangat penting dilakukan oleh para orang tua. Dari sanalah Anda akan menemukan alasan atau hal-hal yang melatarbelakangi mengapa anak Anda menjadi bandel, malas belajar dan susah diatur. Apabila putra-putri Anda masih dalam pengasuhan sendiri (belum sekolah), Anda bisa memantau langsung perkembangan mereka. Apabila anak sudah bersekolah, Anda bisa bekerja sama dengan guru untuk memantau dan mengkomunikasikan perihal perkembangan anak. Namun jika Anda kesulitan melakukannya, Anda bisa melakukan konsultasi kepada konsultan masalah anak untuk mendapat informasi perihal masalah, perkembangan, termasuk bagaimana cara mengatasi masalah yang terjadi.

Berkaitan dengan bagaimana cara mengatasi anak bandel, malas belajar dan susah diatur, orang tua harus memahami hal-hal mendasar yang ada dalam diri anak. Dimana hal-hal inilah yang seringkali menjadi alasan dan memiliki keterkaitan dengan mengapa anak bandel, malas belajar dan susah diatur. Adapun hal-mendasar tersebut diantaranya: 

1. Anak Belum Memiliki Kemampuan Mengontrol Dirinya dengan Baik

Cara Mengatasi Anak Bandel

Karena anak belum memiliki kemampuan mengontrol dirinya jadi seringkali kurang peduli terhadap apa yang disampaikan orang tua yang terkadang membuat anak terkesan membantah atau melawan. Dalam kondisi seperti ini anak perlu mendapatkan penjelasan mengenai hal yang membuat dia seolah tidak peduli dengan pendekatan hati. Orang tua juga harus memberitahu anak alasan yang masuk akal bagi mereka dengan bahasa yang sesuai perkembangan akalnya. Sehingga anak bisa menyerap apa yang kita sampaikan dengan baik.

Beberapa survey yang menunjukkan bahwa kebanyakan orang tua menganggap anak mereka dapat melakukan hal-hal tertentu pada usia dini. Seperti anggapan bahwa anak usia 3 tahun sudah bisa mengendalikan diri untuk menolak keinginan melakukan sesuatu yang dilarang.

Kenyataannya, banyak juga penelitian yang menunjukkan bahwa, beberapa bagian otak yang bertugas untuk mengendalikan diri pada anak usia tersebut belum matang. Inilah yang kemudian membuat anak justru cenderung suka melakukan hal-hal yang dilarang oleh orang lain. Anak-anak usia (0-8 tahun), belum punya pengendalian diri yang baik karena otaknya masih berkembang. Dan mereka lebih cenderung mengikuti rasa ingin tahunya, sehingga kalau belum merasakan sendiri akibat dari larangan orang lain justru tidak menurutinya. 

2. Kebutuhan Fisiknya Seringkali Mempengaruhi Suasana Hati

Anak-anak cenderung memiliki suasana hati yang cepat berubah-ubah. Apalagi jika ia merasakan ada ketidaknyamanan fisik karena lelah, mengantuk, atau sakit, maka akan mempengaruhi suasana hatinya. Kondisi seperti ini akan lebih mudah membuatnya tidak peduli dengan apapun yang ada disekitarnya, termasuk tidak mengindahkan perintah dan larangan tertentu dari orang lain. Anak yang masih usia dini akan menunjukkan hal itu dengan sikap rewel, cengeng, bandel dan sebagainya.

3. Belum Mampu Menyembunyikan Emosi & Cenderung Mudah Mengeluarkan Ekspresi Negatif

Anak-anak belum memiliki kemampuan menyembunyikan emosi dengan baik. Ia bisa mengekspresikan emosinya dan perasaan negatifnya dimanapun berada. Tidak peduli ditempat umum, saat sedang ada tamu atau bahkan di tempat orang penting sekalipun mereka akan dengan mudah mengeluarkan ekspresi emosinya. Anak-anak bisa menjadi rewel, menangis, marah dimanapun dimanapun yang terkadang membuat malu orang tuanya, bahkan bisa menyulut kemarahan orang tuanya dan terkadang menjadi kesulitan tersendiri bagi orang tua untuk mengatasinya.

Untuk mensikapi hal ini, orang tua harus cerdas dengan mengalihkan perhatiannya dan mengetahui apa yang menyebabkan emosi pada anak tersebut dan menjadi hal yang menyenangkan dan disukai.

4. Anak Punya Inisiatif Sendiri yang kadang Beda dengan Orang Tua

Terkadang orang tua tidak menyadari kalau anak-anak memiliki inisiatif tersendiri. Punya pilihan sendiri, bahkan punya selera sendiri. Sementara itu ketidakpahaman orang tua terkait hal ini menjadikan para orang tua terkadang secara tidak disadari memaksakan kehendak atau mengatur selera mereka. Hal ini yang kemudian memicu anak menjadi rewel, kesal, membantah, dan terkadang ngeyel dalam persepsi orang tua. Sementara mereka belum pandai mengutarakan inisiatifnya tersebut.

5. Anak-Anak Memiliki Naluri Kuat untuk Bermain

Bermain menjadi kebutuhan pokok setiap anak. Dalam kesehariannya anak-anak akan lebih bahagia, ceria dan riang ketika bisa bermain. Namun adakalanya dalam bermain,anak-anak justru melakukan hal-hal yang dilarang oleh orang tua. Hal ini karena naluri yang kuat pada anak untuk bermain dengan menggunakan alat apapun, metode apapun dan kapanpun. Sehingga tidak jarang kita melihat anak-anak menggunakan alat-alat penting sebagai media permainan, memanfaatkan alat rumah tangga bahkan alat dapur sebagai mainan. Yang kadang membuat orang tua tidak bisa menerima naluri alamiah mereka untuk bermain. Padahal cara apapun yang dilakukan anak dalam bermain adalah hal yang wajar dan bahkan menjadi tanda bahwa akal dan pikiran anak mengalami perkembangan.

Namun seringkali orang tua tidak bisa memaklumi dan menganggapnya sebagai anak bandel atau nakal dan susah diatur. Karena anak yang dilarang akan cenderung melakukan apa yang menjadi larangannya. Rasa penasarannya inilah yang kemudian terekspresi dalam bentuk berbagai protes dari anak-anak yang dianggap orang tua sebagai hal yang bisa menjadi label anak bandel, ngeyel susah diatur.

6. Memahami Emosi dan Peniru Ulung

Cara Mengatasi Anak Bandel

Tak Banyak yang memahami bahwa anak adalah analis emosi terbaik. Anak mampu memahami emosi dari orang tua atau siapapun yang ada di hadapannya dan di lingkungannya. Tidak hanya itu, anak juga merupakan peniru yang ulung.  Sehingga ketika anak melihat orang tua yang biasa marah-marah, emosi, main tangan dan sejenisnya dengan mudah bisa ditiru oleh anak. Oleh karena itu  orang tua harus bisa menjadi contoh yang baik untuk putra-putrinya. Setiap ucapan, perbuatan, tindak-tanduk orang tua akan sangat mudah di titu oleh puta-putri mereka.

Jadi, jangan salah jika putra-putri Anda suka berteriak-teriak, membentak temen atau adiknya, bisa jadi Anda atau orang yang dekat dengan putra-putri Anda itu sering melakukannya. Anak menjadi malas belajar (tidak suka membaca), malas mandi,malas ibadah dan sejenisnya bisa juga terjadi karena Anda tidak mencontohkannya. Karena anak cenderung meniru apa yang dilihat dari pada menjalankan apa yang diperintahkan tanpa contoh.

7. Cepat Merespon Hal yang Tidak Konsisten

Salah satu bentuk kemarahan yang diungkapkan oleh anak-anak yang membuatnya ngeyel dan membantah adalah karena suatu yang tidak konsisten. Apalagi ketidakkonsistenannya itu berupa kebohongan,maka anak pasti akan memprotesnya dengan sebuah perlawanan. Bisa marah, ngambek, ngeyel atau bentuk kebandelan mereka.

8. Anak mengalami gangguan ODD (oppositional defiant disorder 

Yaitu gangguan perilaku pada anak yang ditandai dengan  oleh suasana hati yang mudah marah atau mudah tersinggung, perilaku sering membantah atau menentang, pendendam, tidak mau menuruti nasihat orangtua dan berperilaku kasar. Perilaku nakal atau bandel, sebenarnya merupakan bagian dari menjadi seorang anak-anak dan remaja. Jika perilaku ini hanya terjadi sesekali, maka hal tersebut bukanlah suatu hal yang perlu terlalu dikhawatirkan.

Namun, jika perilaku ini terus bertahan dan tidak kunjung berubah, bisa jadi anakAnda mengalami ODD. Anak dengan ODD akan cenderung menolak kehadiran figur pemimpin dalam kehidupannya, seperti orangtua atau guru.

Di Indonesia sendiri, ODD memang belum terlalu familiar sebagai gangguan yang perlu dikenali. Karena itu, Anda juga perlu mengenali lebih lanjut mengenai gejala ODD, agar lebih mudah membedakan kondisi ini dengan penyebab anak bandel lainnya

9. Adanya gangguan siklus energi pada otak

Gangguan siklus energi pada otak inilah yang sangat besar pengaruhnya terhadap tumbuh kembang, kecerdasan akademis, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual anak. Sehingga apabila gangguan siklus energi ini tidak segera diatasi bisa mengakibatkan banyak masalah pada anak. Seperti anak mudah sakit, tidak bisa fokus, emosional, bandel, malas belajar, sulit diatur, sulit menerima nasehat, hiperaktif, suka melawan orang tua, reaktif terhadap sesuatu yang tidak disukai dan kurang percaya diri.

Akibatnya anak jadi kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, sulit bergaul, tidak mampu mengendalikan dirinya dan emosinya, sulit konsentrasi dalam belajar, pemalu, malas karena kurang memiliki optimis sehingga memiliki ketergantungan besar kepada orang tuanya.

Apabila hal ini yang terjadi pada putra-putri anda maka obat, atau vitamin otak, suplai kecerdasan atau nutrisi otak saja tidak akan efektif untuk mengatasi masalahnya. Harus ada solusi yang bisa mengatasi masalah anak ini secara menyeluruh dari segenap aspek. Yang meliputi aspek fisik, psikis, mental dan spiritualnya.

*******

Diantara sembilan alasan/hal yang melatarbelakangi mengapa anak menjadi bandel, malas belajar, anak sulit diatur dan berbagai masalah anak lainnya poin kesembilan adalah yang paling penting untuk mendapat perhatian khusus. Dan alasan seperti pada point no 9 yaitu  gangguan siklus energi otak akan sangat berpengaruh pada karakter anak perkembangan kecerdasan anak di kemudian hari.

Berbagai hal seperti yang ada pada poin 1 sampai 8 adalah hal yang merupakan bagian dari masalah alamiah, yang juga sangat berkaitan dengan gangguan siklus energi. Cara mengatasi masalah anak bandel dengan latar belakang karakter, sifat dan sikap alamiah sebagaimana diatas hanya bisa efektif dilakukan dengan dua metode yaitu:

  1. Dengan melakukan proses cleansing energi (Bioenergi Cleansing) pada anak.
  2. Dengan memberikan stimulasi yang tepat.

# 1. Melakukan Cleansing Energi  pada Anak

Proses Cleansing Energi atau pembersihan energi dimaksudkan untuk membersihkan energi negatif yang ada pada diri anak melalui proses Bioenergi Cleansing Adjustment. Energi negatif itu sendiri merupakan hal-hal yang bisa menghambat perkembangan tumbuh kembang anak, dan mempengaruhi hati dan pikiran anak, sehingga bisa memicu perasaan negatif ataupun tindakan negatif. Seperti rasa malas, ketakutan berlebihan tanpa sebab, khawatir & cemas, tidak percaya diri dan malu berlebihan. Atau sebaliknya anak terlalu percaya diri sehingga sulit dikendalikan atau tidak memiliki rasa takut sehingga sulit di atur dan mampu bertindak di luar batas.

Melalui proses pembersihan (Bioenergi Cleansing), berbagai limbah energi negatif dibersihkan sehingga hati dan pikiran anak akan menjadi lebih tenang, energi di dalam dirinya termasuk dalam otak bisa lebih seimbang sehingga otak bisa bekerja dengan baik.

# 2. Memberikan Stimulasi yang tepat.

Banyak orang tua yang salah kaprah dalam membimbing dan mengarahkan putra-putinya. Sebagai contoh sebagai cara mengatasi anak bandel atau susah diatur orang tua justru memberikan larangan atau hukuman yang justru bisa membuat anak semakin melawan. Pada anak yang yang malas belajar, orang tua seringkali justru menyuruh anaknya belajar lebih banyak yang justru membuat anak jadi stres dan semakin antipati dengan pelajaran tertentu. Menggunakan cara tegas yang kurang tepat justru bisa membuat anak merasa tertekan. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasi anak bandel, malas dan mudah diatur yang selanjutnya adalah dengan memberikan “stimulasi”. Yaitu stimulasi yang bisa menghilangkan rasa malas, stimulasi yang mampu mengubah pemikiran anak menjadi lebih baik dan stimulasi yang mampu membuat anak bisa memiliki tanggung jawab atas dirinya dan bisa lebih mandiri dalam menghadapi masalah yang dihadapinya. Baik berupa kesulitan dalam pelajaran, kesulitan dalam melakukan sesuatu, kesulitan dalam memilih, atau kesulitan dalam memutuskan hal dalam hidupnya.

Pemberian stimulasi dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas energi anak sehingga bisa mengubah hal-hal yang mempengaruhi kesehatan, perkembangan dan kecerdasannya menjadi lebih baik. Apabila hal yang menekan dan menghambat potensi anak telah di stimulasi mampu membuat potensinya berkembang, dan mampu meningkatkan kecerdasan akademisnya, menghilangkan rasa malas belajar, meningkatkan konsentrasi dan mendongkrak prestasi. Selain itu mampu meningkatkan kecerdasan mental dan emosi serta kecerdasan spiritualnya sehingga anak mampu memahami situasi dalam kehidupannya,  mampu menstimulasi nalar serta hati dan pikirannya untuk memiliki tanggung jawab.

Bagaimana cara memberikan stimulasi yang tepat sehingga bisa menjadi solusi masalah pada anak?

Cara Mengatasi Anak Bandel

Stimulasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas energi anak sehingga meningkatkan fungsi otak dan mempengaruhi kecerdasan anak adalah dengan Bioenergi Brain Adjustment. Yaitu proses pembersihan, penyesuaian, penyeimbangan dan peningkatan kualitas energi yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja otak, melancarkan siklus energi pada otak dan sistem energi tubuh serta meningkatkan kualitas energi.

Peningkatan kualitas energi ini akan sangat membantu anak dalam mengendalikan hati dan pikirannya, sehingga anak akan lebih berkembang kecerdasannya. Lebih sehat, mudah menerima masukan dan menyerap pengetahuan baru, mudah diarahkan, tidak malas, rajin beribadah dan memiliki rasa tanggungjawab dan mandiri.

Adapun cara yang paling efektif untuk mendapatkan clensing energi sekaligus menjadi stimulasi sebagai cara mengatasi anak bandel, malas dan berbagai masalah anak lainya adalah dengan Kapsul Kecerdasan Bioenergi.

Apa itu Kapsul Kecerdasan Bioenergi?

Kapsul Kecerdasan Bioenergi merupakan sebutir kapsul yang mengandung energi Bioelektromagnetik dengan frekuensi energi tertentu. Dimana pada saat minum kapsul kecerdasan Bioenergi, anak akan mendapatkan proses Bioenergi Brain Adjutment untuk pembersihan penyelarasan dan peningkatan kualitas energi. Atau sebagai pemberian proses Cleansing energi dan stimulasi. Kapsul Kecerdasan Bioenergi ini bukan sekedar vitamin kecerdasan atau sekedar nutrisi otak namun bisa menstimulasi otak untuk meningkatkan perkembangan sel otak dan meningkatkan fungsi otak juga kinerja otak. Sehingga sel otak akan berkembang lebih maksimal, dimana siapapun yang mengalami perkembangan dalam jumlah sel otak melebihi 200.000 sel, akan mengalami perkembangan dalam kecerdasannya. Baik dalam kecerdasan akademis, kecerdasan mental, emosional bahkan spiritualnya.

Perkembangan jumlah sel otak yang aktif mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak, meningkatkan daya imajinasi, kreatifitas, memunculkan ide dengan cepat, termasuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan fokus. Sehingga sangat efektif untuk mengatasi masalah anak bandel malas belajar dan susah diatur serta otomatis mampu menjadikan anak lebih cerdas, berprestasi, penurut, mudah diatur, bertanggung jawab dan sukses di kemudian hari.

Berdasarkan sebuah riset tingkat kecerdasan anak sejak dini bisa menentukan masa depannya kelak walaupun kecerdasan anak 50-70 % merupakan faktor genetik. Tetapi masih ada banyak sekali cara untuk membantu meningkatkan potensi otak anak dan meningkatkan kecerdasan intelektual atau kecerdasan akademis, bahkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualnya. Artinya Anda wajib menstimulasi anak Anda dengan baik. Cara yang paling efektif adalah dengan Kapsul Kecerdasan Bioenergi.

Mengapa Anak Perlu Kapsul Kecerdasan Bioenergi?

Karena cara kerja otak manusia perlu dilatih dan diransang secara terus menerus, sehingga bisa memaksimalkan kinerjanya. Dengan meningkatkan kinerja otak pada anak maka anak dapat melakukan hal-hal yang kelihatannya mustahil dilakukan oleh anak-anak pada umumnya. Dengan stimulan yang tepat dan efektif seperti Kapsul Kecerdasan Bioenergi. Yang juga aman dikonsumsi oleh anak segala usia bahkan orang dewasa atau manula, maka otak berfungsi lebih maksimal.

Pengalaman dari mereka yang telah mengkonsumsi kapsul kecerdasan, menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Baik dalam kecerdasan dan kepandaiannya bahkan dalam prilaku kehidupan sehari-hari, termasuk ibadahnya. Pada prinsipnya anak yang diberikan stimulasi energi bioelektromagnetik yang tepat melalui Bioenergi Brain Adjustment mengalami perubahan otak yang signifikan. Juga memiliki kapasitas yang lebih canggih dalam otaknya yang menurut para ahli disebut “ pemetaan spasial sensorimotor“. Dalam arti mereka memiliki otak yang mampu mengelola input informasi dengan lebih baik. Dengan kata lain anak yang mendapat stimulasi yang tepat seperti Kapsul Kecerdasan Bioenergi, otak mereka akan berkembang dengan cara yang berbeda dari otak anak yang dibiarkan begitu saja.

Berikut Pengalaman Mereka yang Telah Memanfaatkan Kapsul Kecerdasan Bioenergi Untuk Mengatasi Masalah pada Putra-Putri Mereka.

1. Kapsul Kecerdasan Bioenergi Cara Mengatasi Anak Bandel Paling Efektif, Anak Jadi Penurut dan Berprestasi.

Kesibukan saya menjalani jualan online pakaian muslim, terkadang membuat Doni anak sulung saya yang sudah kelas 5 SD kurang mendapat perhatian. Bahkan sampai pernah suatu hari bilang kalau ia merasa kaya anak tiri karena bundanya lebih memperhatikan orderan online. Apalagi setelah adiknya juga sudah masuk SD dan satu sekolah dengannya. Ia semakin merasa tidak diperhatikan dan kecemburuannya terhadap adiknya membuatnya menjadi anak yang bandel, suka melawan, tidak nurut dan malas belajar. Bahkan beberapa nilai pelajarannya juga menurun dan tidak semangat lagi berangkat sekolah.

Untunglah ada teman yang memberitahu informasi Kapsul Kecerdasan Bioenergi dari FB, dan setelah saya cari tahu dan melakukan konsultasi ke CS atau Admin online saya tertarik untuk memesannya. Alhamdulilah melalui Bioenergi Adjustment saat minum Kapsul Kecerdasan Bioenergi, saya mulai melihat perubahan-perubahan pada anak saya. Dan beberapa minggu kemudian perubahan besar pun terlihat nyata, anak saya jadi lebih tenang, mulai bak terhadap adiknya bahkan mau mengajari adiknya mengaji dan menghafal Al-Qur’an, ibadahnya pun bisa lebih tekun dan tidak bandel lagi. Rasa malas untuk berangkat sekolah pun hilang, seolah ia memiliki semangat yang tinggi untuk meraih cita-citanya. Nilai-nilainya di sekolah juga meningkat dan semakin berprestasi. (Ibu Sofia Widiastuti, 47 Tahun, Brebes Jawa Tengah).

2. Berkat Kapsul Kecerdasan Bioenergi Anak Lebih Semangat Belajar, Sehat dan Tidak Emosional lagi.

Entah karena apa anak saya saat itu sering sekali sakit setiap kali habis weekend, jadi banyak absen di hari senin, padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini. Awalnya saya kira kecapekan main saat libur atau mengerjakan tugas akhir pekan. Namun ternyata bukan karena hal itu. Apalagi kalau menjelang penilaian tengah semester atau penilaian akhir semester, dia malah seringnya panas dan demam sehingga tidak bisa efektif belajar untuk mempersiapkan diri. Dan yang lebih membuat saya prihatin dan bingung, tiap kali di ingatkan untuk belajar padahal dalam kondisi baik-baik saja, tapi sulitnya bukan main. Selalu banyak alasan dan kalau di tegaskan lagi kita menyuruh dia belajar yang ada anak saya jadi marah, ngambek dan murung.

Puji Tuhan kebingungan saya teratasi Oleh Kapsul Kecerdasan Bioenergi berkat informasi dari saudara di Jogja. Yang kemudian membuat saya kemudian memesan Kapsul Kecerdasan kualitas Super untuk anak saya. Dan setelah kapsul selesai diproses kami pun orang tua dipandu secara jarak jauh saat mau minum kapsul Bioenergi, dimana petunjuk cara minumnya juga sudah di sertakan dalam satu paket pengiriman. Dalam hitungan Hari perubahan terjadi, anak saya jadi terlihat ceria, lebih semangat belajar, tidak emosional dan daya tahan tubuhnya pun meningkat. Absen di hari senin pun tidak ada lagi karena anak saya jadi lebih sehat, nafsu makan terjaga dan ia lebih bersemangat menjalani harinya di sekolah maupun dirumah. (Bapak Agustinus Hendriawan Simatupang, 51 tahun Medan).

3. Berkat Kapsul Kecerdasan Bioenergi Menjadi Anak Jadi Lebih Tenang dan Enjoy dalam Belajar, Lebih Sehat, Berprestasi, Tidak Egois dan Bertanggung Jawab

Pilihannya untuk masuk di sekolah favorit alhamdulilah tercapai. Namun setelah masuk dan menjalani pendidikan beberapa bulan rupanya persaingan di dalam sekolah itu sangat ketat. Hampir semua anak sibuk dengan les privat beberapa mata pelajaran penting. Dan hal ini menjadi tekanan tersendiri bagi anak. Sampai kami sebagai orang tua pun seperti bingung karena melihat anak seolah lebih sibuk dari kami orang tuannya. Ia jadi tidak bisa menikmati kebersamaan dengan orang tua dirumah dan tidak bisa bermain dengan riang bersama adik-adiknya. Sebagai orang tua sedih rasanya anak tertekan dan stres yang akhirnya membuatnya jadi temperamen, sensitif dan tidak peduli terhadap lingkungannya. Berbagai ikhtiar telah kami lakukan untuk mendapatkan jalan keluarnya.

Sampai akhirnya kami mendapat solusi dengan kapsul Kecerdasan Bioenergi. Setelah mendapat Bioenergi Brain Adjustment saat Minum Kapsul Kecerdasan Bioenergi dan mengikuti arahan dan Bimbingan dari Bapak Syaiful tentang bagaimana kami harus melakukan perubahan demi kebaikan anak saya akhirnya hasil nyata terlihat. Anak tidak stres lagi, ia terlihat lebih enjoy dengan belajarnya dan dapat rileks saat pulang sekolah. Tidak panik dan terburu-buru seperti beberapa waktu sebelumnya, ia pun sudah lebih bisa mengatur waktunya sendiri, kapan harus belajar, kapan harus bermain dengan teman dan adiknya. Ia pun terlihat lebih sehat, lebih ceria, dan punya rasa empati yang tinggi terhadap teman dan saudaranya. Punya rasa tanggung jawab dan mudah dinasehati. (Bapak M. Abdul Salam, 54 Tahun, Surabaya). 

4. Kualitas Energi dari Kapsul Kecerdasan Bioenergi Mengatasi Masalah Anak Malas dan Bandel Menjadi Rajin, Cerdas dan Tekun Beribadah

Tidak seperti kakak dan adiknya, anak saya yang No 2 ini terlihat berbeda. Malas sekali untuk belajar apalagi kalau diajak beribadah dan olah raga. Sebenarnya kami tidak ingin membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lainnya, namun kami orang tua cemas dan khawatir dengan masa depannya kalau ia seperti itu terus. Diam-diam saya mulai berselancar di dunia maya mencari informasi mengenai tumbuh kembang anak dan masalah pada anak yang kemudian menemukan postingan tentang kapsul Kecerdasan.

Setelah tanya sana sini dan dengan pertimbangan yang matang serta perundingan yang alot bersama pasangan, juga bujuk rayu yang pas kepada si buah hati, akhirnya anak saya bisa mengkonsumsi kapsul kecerdasan. Tidak lama kemudian perubahan demi perubahan terjadi. Anak yang semula pendiam dan emosional, malas belajar dan malas beribadah berubah jadi rajin. Kami juga tidak harus teriak-teriak dan berantem kalau menyuruh dia melakukan sesuatu.

Ia jadi lebih paham menghargai waktu dan disiplin bahkan sudah mau kompak dengan kakak dan adiknya pergi berjamaah ke masjid. Ia pun lebih percaya diri dalam bergaul, dan bisa berprestasi di sekolah. Saya sebagai ayahnya sangat bangga dan bahagia karena bisa melihat potensi anak kedua saya bisa berkembang dan bahkan bisa menjadi juara lomba IT anak yang diselenggarakan universitas ternama di Jakarta. (Bp. Muhammad Casa Alfiandika, 45 Tahun,  Jakarta Timur).

5. Kapsul Kecerdasan Solusi Jitu Anak Cerdas dan Berprestasi

Akhirnya saya bisa membenarkan apa yang dikatakan banyak orang bahwa tidak ada anak yang terlahir bodoh. Semua anak memiliki keunggulan di bidang masing-masing. Hanya saja memang orang tua tidak ikut aktif terlibat dalam mengikuti perkembangan buah hati, tidak tahu apa potensi anak sebenarnya. Seperti anak saya Haidar yang sering di cap bodoh sama teman-temannya dan juga saudara sepupunya. Saya sebagai orang tua pasti tidak terima, meski kenyataannya ia memang sering mendapat nilai No. 2 terendah di sekolahnya. Matematika jeblok, Ipa dan Bahasa selalu di bawah KKM, tapi apa daya saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan untuk mengubah keadaan ini. Anak pun menjadi pemurung pesimis dan seperti tidak bersemangat.

Nasib baik ada wali murid yang kasih tahu saya tentang kapsul kecerdasan Bioenergi dari Bioenergi Center. Kebetulan putranya juga pernah minum dan manfaatnya sangat luar biasa. Dengan melalui pertimbangan dan melakukan berbagai cara akhirnya saya bisa memesankan Kapsul Kecerdasan Bioenergi untuk anak saya. Sungguh luar biasa, Anak saya yang tadinya di cap bodoh perlahan bisa mengikis label itu. Karena akhirnya ia bisa menemukan potensi dirinya, menemukan hobbynya dan bisa berprestasi di bidang olah raga dan seni. Meski bukan di bidang akademik, rupanya prestasinya sebagai juara catur beberapa kali dan juara membuat Kreasi Robotic di berbagai turnament bergengsi menjadikan percaya dirinya meningkat. Sehingga perlahan tapi pasti membuat semangat belajarnya juga meningkat sampai akhirnya ia juga bisa memperbaiki nilai matematika, ipa dan bahasa yang selalu dibawah menjadi nilai tertinggi.

Sungguh luar biasa manfaat Kapsul Kecerdasan Bioenergi. Manfaat luar biasa ini juga saya rekomendasikan kepada beberapa wali murid yang merasa heran dan takjub melihat perkembangan dan prestasi anak saya. Saya berharap semakin banyak anak-anak yang bisa mendapat manfaat kapsul Kecerdasan Bioenergi dan bisa mengubahnya menjadi lebih baik. Trimakasih Banyak Atas petunjuk, bimbingan dan pengarahannya Bp. Syaiful dan juga staff Bioenergi Center yang tak pernah bosan menerima konsultasi saya. (Bp. Hamdani M. Ichsan, 47 Tahun, Bandung).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hubungi kami di WhatsApp