7 Cara Mendidik Anak Keras Kepala Yang Terbukti Efektif

7 Cara Mendidik Anak Keras Kepala Yang Terbukti Efektif

Cara mendidik anak keras kepala – Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang berkarakter unggul, mudah diatur, dan penurut. Namun, dalam kenyataannya banyak anak yang memperlihatkan sikapnya yang cenderung membuat orangtua kewalahan, seperti anak yang memiliki sifat keras kepala. Anak keras kepala biasanya terlihat dari kebiasaannya yang suka melawan, mengamuk, sulit diatur, dan perangai buruk lainnya.

Anak keras kepala biasanya terjadi pada usia 2-5 tahun di mana pada usia tersebut sedang berlangsung masa pertumbuhan kejiwaan anak. Pada fase tersebut, anak akan mulai menyadari bahwa dirinya menjadi pribadi yang independen, tidak lagi tergantung dari orangtuanya. Namun, hal ini tidka menutup kemungkinan anak keras kepala akan berlanjut hingga usia anak kian bertambah. Mengatasi anak keras kepala memang bukanlah hal yang mudah dilakukan. Diperlukan sebuah cara mendidik anak keras kepala sehingga ia dapat berubah menjadi anak yang mudah diatur, tidak suka melawan, mengamuk, dan baik hati.

Bagi Anda yang memiliki anak keras kepala dan suka melawan, jangan cemas karena Anda segera dapat mengatasi sifat keras kepala anak dengan menerapkan beberapa cara mendidik anak keras kepala berikut ini. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Mengatasi Anak Nakal dengan Kapsul Kecerdasan

7 Cara Mendidik Anak Keras Kepala Yang Terbukti Efektif

1. Memberikan pujian dan dukungan

Memberikan pujian dan dukungan kepada anak adalah salah satu cara mendidik anak keras kepala. Dengan memberikan perhatian berupa dukungan dan pujian ini maka anak akan merasa nyaman dan aman dengan apa yang ia lakukan sehingga ia akan bersikap tenang.

2. Memberikan contoh baik

Memberikan teladan atau contoh baik juga termasuk salah satu cara mendidik anak keras kepala. Bahkan, dengan memberikan contoh baik ini terlihat lebih efektif daripada mendidik dengan memberikan ceramah, nasihat, ataupun omelan. Misal, anak Anda keras kepala tidak mau sembahyang maka Anda pun sebaiknya memberikan contoh rajin sembayang hingga anak pun meneladan sikap Anda tersebut.

3. Menyalurkan hobi anak

Cara mendidik anak keras kepala yang berikutnya adalah dengan menyalurkan bakat dan minat anak pada aktivitas yang ia sukai. Hal ini sangat efektif mengusir kebosanan yang kerap memicu tindakan agresif dan emosional anak sehingga ia kerap marah dan keras kepala. Dengan menyalurkan bakat anak maka anak akan merasa lebih semangat dan gembira dalam melakukan aktivitasnya yang menyenangkan.

4. Memberikan kasih sayang

Memberikan kasih sayang juga menjadi salah satu cara mendidik anak keras kepala yang sangat efektif. Orangtua wajib memberikan kash sayang dan perhatian kepada anak. Jika anak merasa kurang mendapatkan kasih sayang maka akan terekspresikan dalam bentuk keras kepala dan sikap melawannya kepada Anda. Jadi, sebaiknya Anda selalu menyediakan waktu untuk mendampinginya belajar, menceritakan dongeng, menemaninya sarapan, dan melakukan kebersamaan lainnya dengan anak. Bentuk kasih sayang dan perhatian seperti itu jauh lebih penting memberikan banyak mainan barang mati tapi Anda sibuk dengan urusan Anda sendiri.

5. Memberikan nasihat dengan tepat

Cara mendidik anak keras kepala yang selanjutnya adalah dengan menasihatinya di waktu dan tempat yang tepat. Jangan pernah memaksakan perubahan dengan berlaku kasar, tapi bersikaplah bijak dan sabar menghadapinya. Saat menasihat anak pun, Anda sebaiknya melakukannya di saat anak dalam kondisi gembira dengan bahasa yang halus. Niscaya anak akan mendengarkan Anda.

6. Tidak memanjakan

Tidak memanjakan anak juga termasuk salah satu cara mendidik anak keras kepala. Namun, Anda juga perlu untuk bersikap fleksibel dan seimbang dalam mendidik anak, yaitu jangan bersikap kasar tapi juga tidak terlalu memanjakannya.

7. Memberikan reward dan punisment

Memberikan hadiah dan hukuman juga dipercaya sebagai cara mendidik anak keras kepala. Berikan hadiah saat anak melakukan hal terpuji, dan sebaliknya berikan hukuman jika anak telah melakukan pelanggaran. Cara mendidik ini akan memberikan kesadaran bagi anak mengenai apa yang harus dilakukan dan dihindari untuk dilakukan.

Baca Juga : Anak Manja Anda Bisa Menjadi Mandiri Dengan 5 Cara Ini

Demikian beberapa cara mendidik anak keras kepala yang sudah terbukti efektif mengubah anak keras kepala menjadi anak bersikap manis. Jika Anda sudah melakukan beberapa atau semua cara di atas, namun anak Anda masih saja sering mengamuk, melawan, dan bersikap buruk lainnya maka Anda sebaiknya segera melakukan cara lainnya, yaitu dengan memberikannya Kapsul Kecerdasan yang akan membantu Anda dalam mengatasi sikap keras kepala sang anak sehingga ia akan berubah menjadi anak yang mudah diatur, rajin belajar, rajin sembahyang, dan sederet perbuatan baik lainnya. Dengan begitu, anak Anda akan menjadi anak yang berkualitas, cerdas, dan bertaqwa sesuai harapan Anda.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Kesalahan orang tua dalam mendidik anak – Anak adalah titipan dari Tuhan sehingga sudah sewajibnya Anda sebagai orang tua senantiasa menjaga, merawat, dan mendidiknya dengan baik agar kelak anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berkualitas. Memberikan pendidikan yang layak kepada anak adalah tanggung jawab atau tugas yang selalu diemban oleh setiap orang tua, namun dalam kenyataannya masih banyak orang tua yang mengabaikan tugas ini.

Cara mendidik anak tentu bukan perihal yang mudah. Dibutuhkan sikap sabar, kritis, dan bijak dari orang tua agar mereka dapat mendidik anak-anaknya dengan baik. Namun, masih banyak orang tua yang ternyata belum dapat mendidik anaknya dengan tepat. Hal ini terbukti dari berbagai kebiasaan buruk yang menjadi kesalah orang tua dalam mendidik anak. Meski kesalahan tersebut tidak disadari namun efeknya dapat dirasakan oleh anak hingga usia dewasa nanti.

Nah, apa sajakah kesalah oang tua dalam mendidik anak? Berikut ini beberapa kesalahan yang kerap dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak yang perlu para orang tua perhatikan agar tidak dilakukan kepada anak-anak. Semoga bermanfaat.

Kesalahan orang tua dalam mendidik anak

1. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Memperlakukan anak sebagai raja atau ratu yang tidak pernah salah

“Kakak jatuh ya, siapa yang nakal? Ini sudah Mama pukul mejanya… cup..cup..cup.”

Efek buruk: menjadikan anak merasa selalu benar dan selalu menyalahkan orang lain.

2. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Berbohong kecil namun sering

“Papa hanya pergi sebentar saja kok.” Padahal Papa pergi ke kantor dan pulang malam.

Efek buruk: anak akan tidak percaya lagi kepada orang tuanya.

3. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Sering melarang dan mengancam

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

“Kakak jangan ganggu adik, nanti Mama marah lho.”

Efek buruk: anak akan merasa ketakutan atau malah menjadi bandel.

4. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Kedua orang tua tidak kompak

“Ayo Nak, matikan televisimu sudah saatnya kamu tidur,” kata Mama.

“Tidak apa-apa, Ma. Biar Kakak tidak stres karena belajar terus,” kata Papa.

Efek buruk: anak akan berpihak pada ayah atau ibu yang memihaknya dan men-judge bahwa salah satu orang tuanya jahat.

5. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Menakuti anak

“Jangan nakal loh Kak, nanti ditangkap polisi.”

Efek buruk: anak akan merasa dibohongi seiring dengan pertambahan usianya.

6. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Tidak menepati janji

“Kalau nilai Kaka baik, nanti Papa ajak jalan-jalan ke kebun binatang.” Tapi ternyata hal itu tidak ditepati oleh sang ayah.

Efek buruk: anak akan tidak mempercayai lagi orang tuanya.

7. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Marah yang berlebihan

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Efek buruk: anak akan merasa takut kepada orang tuanya.

8. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Memaklumi kenakalan anak

“Maklumlah namanya juga anak-anak.”

Efek buruk: anak akan merasa pelrilakunya selalu benar karena tidak ada teguran.

9. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Menjadi pendengar yang buruk

Efek buruk: anak merasa tidak dihargai dan akan tidak juga mendengarkan kata-kata Anda.

10. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Selalu menuruti permintaan anak

12 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Efek buruk: anak akan menjadi anak yang egois

11. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Sering membandingkan

Efek buruk: anak akan menjadi pembangkang dan berperilaku buruk

12. Kesalahan orang tua dalam mendidik anak : Menganggap kakak harus selalu mengalah kepada adiknya

Efek buruk: anak akan tidak memiliki rasa percaya diri dan akan membenci adiknya

Demikian beberapa kesalahan orang tua dalam mendidik anak yang perlu Anda perhatikan. Dengan mengetahui beberapa kesalahan tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukannya kepada anak-anak Anda. Sebaliknya, Anda harus fokus dalam mendidik anak dengan benar, salah satunya dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi anak dalam belajar sehingga anak akan bertumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas dan sukses.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan anak secara efektif dan alami

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Cara Mengatasi Anak Nakal dengan Kapsul Kecerdasan

Cara Mengatasi Anak Nakal dengan Kapsul Kecerdasan

Cara Mengatasi Anak Nakal – Orangtua memiliki tugas dan tanggung jawab penting dalam mendidik anak. Tentu setiap orangtua selalu menginginkan anaknya memiliki sikap yang baik. Namun, dalam kenyataaannya tidak selalu demikian. Meski orangtua sudah memberikan pola didik yang baik dan sudah menyekolahkan ke lembaga pendidikan yang berkualitas namun tidak menjamin anak akan berkembang dengan memiliki sikap yang baik. Buktinya, sekarang ini ada banyak anak yang nakal dan susah diatur karena mendapat pengaruh negatif dari luar. Bagi Anda yang saat ini sedang mengalami masalah pada anak, jangan khawatir karena di bawah ini ada beberapa cara mengatasi anak nakal yang dapat  dilakukan.

Cara Mengatasi Anak Nakal dengan Kapsul Kecerdasan

1. Berikan pendidikan agama yang kuat

Memberikan pendidikan agama sedini mungkin adalah cara mengatasi anak nakal. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajarkan anak berdoa, memperdengarkan lagu-lagu keagamaan, melakukan ritual keagamaan secara bersama-sama dengan anggota keluarga, dan sebagainya. Contohnya, bagi anak muslim dapat diajarkan sholat, menghafalkan doa-doa Islami, beribadah ke masjid, mendengarkan shalawat, dan sebagainya. Dan, bagi anak nasrani bisa diajarkan untuk berdoa, mengikutkan ke sekolah minggu, mengajak beribadat ke gereja, memperdengarkan lagu-lagu gereja, dan sebagainya. Dengan mengajarkan anak pondasi agama yang kuat maka akan membentuk perilaku anak yang berbudi luhur, bertaqwa, dan beriman. Dengan harapan ilmu agama inilah yang akan memperkuat dan menjaga anak dalam menjalani proses kehidupannya.

Baca Juga : 6 Doa Bentuk Utama Kasih Sayang Ibu kepada Anaknya

2. Memberikan contoh yang baik bagi anak

Orangtua adalah teladan bagi anak. Karena itu, memberikan contoh yang baik adalah salah satu cara mengatasi anak nakal yang dapat dilakukan oleh para orangtua. Bagi anak, orangtua adalah role model. Anda tidak bisa memperbaiki sikap anak dengan menggunakan perkataan atau amarah, namun berikanlah contoh pada anak, lalu berikan pengertian bahwa apa yang sudah anak lakukan adalah tidak baik atau keliru. Dengan cara ini akan mudah diterima oleh anak.

3. Beri pengertian dengan bahasa yang halus

Sebagai role model, orangtua harus memiliki sikap dan gaya bahasa yang benar-benar patut dicontoh oleh anak. Berbahasa dan berbicara dengan halus dipercaya sebagai salah satu cara mengatasi anak nakal. Untuk itu, saat berbicara atau memberikan pengertian pada anak, gunakanlah bahasa yang halus dan lembut. Hindari kata-kata yang keras dan kasar, jangan pakai intonasi tinggi atau berteriak. Dengan sikap ini maka anak-anak pun akan meniru gaya bahasa Anda yang lembut dan sopan.

4. Lakukan pendekatan dengan anak

Melakukan pendekatan dengan anak secara tepat tentu sangat dibutuhkan oleh setiap orangtua karena hal ini menjadi cara mengatasi anak nakal. Lakukan pendekatan secara halus dengan memberikan nasihat-nasihat bijak agar anak bisa mengubah sikapnya menjadi lebih baik. Memang cara mengatasi anak nakal tentu membutuhkan kesabaran yang besar, namun janganlah bosan untuk melakukannya karena demi kebaikan diri anak Anda sendiri.

5. Selalu bersikap tenang

Senakal apa pun anak Anda, upayakan untuk tetap bersikap tenang dalam menghadapinya. Hal ini juga menjadi salah satu cara mengatasi anak nakal. Ketika Anda menemukan anak Anda bertingkah nakal, janganlah bertindak kasar, seperti berteriak, memarahi, atau memukul, tapi tetaplah tenang menghadapinya. Secara baik-baik, ajaklah anak Anda untuk bicara dari hati ke hati, lalu berikan pemahaman kepada anak bahwa apa yang ia telah lakukan tidaklah baik. Jika Anda merespons kenakalan anak Anda dengan amarah  ataupun emosi maka anak akan merasa tersudut sehingga tidak akan mengubah sikap tersebut karena ia sudah dinilai salah oleh Anda.

6. Berikan punish anda award

Terkadang hukuman (punish) dan hadiah (award) perlu dilakukan untuk mendidik anak. Hukuman diharapkan dapat memberikan efek jera pada anak, namun Anda juga perlu menyesuaikan jenis hukuman yang akan Anda berikan kepada anak dengan jenis kesalahan yang telah ia lakukan. Sedangkan, anak juga berhak mendapatkan hadiah saat ia melakukan sesuatu kebaikan. Hadiah atau award ini merupakan penghargaan atas hal istimewa atau luar biasa yang telah ia lakukan. Dengan adanya punish and award ini dimaksudkan anak akan mengenal sebuah aturan. Karena itu memberikan punish and award memang dapat dijadikan sebagai salah satu cara mengatasi anak nakal.

Baca Juga : Mengatasi Anak Malas Belajar dengan Kapsul Kecerdasan

Demikian beberapa cara mengatasi anak nakal yang mudah Anda lakukan

Jika Anda sudah melakukan beberapa atau semua cara di atas, namun anak Anda tetap nakal dan susah diatur maka sebaiknya Anda segera melakukan cara ke-7, yaitu dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu mengubah anak Anda menjadi anak yang penurut dan mudah diarahkan. Informasi selengkapnya silakan klik manfaat Kapsul Kecerdasan.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya : 

Tips Menghadapi Ujian Nasional : Saya Mengonsumsi Kapsul Kecerdasan

Tips Menghadapi Ujian Nasional : Saya Mengonsumsi Kapsul Kecerdasan

Tips Menghadapi Ujian Nasional – Memang sejak tahun 2015 Ujian Nasional (UN) bukan lagi menjadi penentu kelulusan, tetapi tetap saja keberadaannya akan selalu dinanti para siswa dengan harap-harap cemas. Meski bukan penentu kelulusan, UN tidak bisa dianggap remeh, para siswa harus paham Tips Menghadapi Ujian Nasional dengan baik, karena masih ada beberapa sekolah dan universitas yang menggunakan hasil UN sebagai dasar seleksi masuknya. Seperti yang anak saya alami, saat semester akhir kelas 3 SMA adalah menjadi masa yang penuh dengan ketegangan karena ia tengah mempersiapkan diri dalam menghadapi UN, agar ia bisa masuk universita negeri impiannya.

Sejak awal semester, anak saya sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari mengikuti bimbingan belajar, les privat dengan guru sekolah yang mengajar mata pelajaran untuk UN. Selain itu, anak saya juga sibuk mempersiapkan diri dengan jadwal belajar, sebagaimana yang dia baca dari Tips Menghadapi Ujian Nasional di internet, dari guru Bimbingan Konseling, dan dari berbagai sumber. Meski sudah mempersiapkan banyak hal, tapi anak saya masih juga merasa cemas sekaligus takut dalam menghadapi UN.

Baca Juga : Makanan Penambah Daya Ingat Otak

Tips Menghadapi Ujian Nasional : Saya Mengonsumsi Kapsul Kecerdasan

Demi meringankan beban mental dari anak saya, selain berbagai Tips Menghadapi Ujian Nasional yang sudah dijalaninya, saya juga membantu mencari Tips Menghadapi Ujian Nasional yang bukan hanya sekedar tips. Akhirnya, saya mendapatkan info tentang Kapsul Kecerdasan Bioenergi. Dua bulan sebelum UN, saya memesankan Kapsul Kecerdasan untuk anak saya. Setelah diminum, ternyata hasilnya sungguh luar biasa!

Kapsul Kecerdasan Bioenergi bukanlah sekadar Tips Menghadapi Ujian Nasional buat anak saya. Lebih dari itu, Kapsul Kecerdasan Bioenergi memberikan anak saya kesuksesan menghadapi UN, karena semenjak minum Kapsul Kecerdasan Bioenergi dia terlihat tenang, tidak panik dan tidak emosional, dia pun lebih rileks dalam belajar, tidak mudah sakit dan akhirnya dia dengan lancar mengikuti UN dan mendapatkan nilai UN yang sangat memuaskan sehingga bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri impian lewat jalur khusus dan alhamdulilah dia juga dapat beasiswa dari Scolarship ternama. Saya pun jadi lebih lega karena masa depan pendidikan anak saya jadi lebih terjamin.

Baca Juga : Akhirnya Kutemukan Cara Fokus Belajar untuk Anak

Tips Menghadapi Ujian Nasional dari manapun sangat bermanfaat tetapi Kapsul Kecerdasan menambah nyawa dalam belajar anak saya dan juga memberikan power luar biasa bagi kecerdasannya baik kecerdasan akademis, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, juga kecerdasan universalnya. Terima kasih Bioenergi telah menjadi jalan kesuksesan anak saya.(Bp. Agung Wira Chandra, 52 tahun, Semarang)

KONSULTASI atau ORDER :

Telepon ke 081 727 4077 (Ibu Eny)

081 827 8880 (Bpk. Agus)

Gedung Biocentrum, Jalan veteran no. 153, Umbulharjo,  Yogyakarta 55151.

Pesan Kapsul Kecerdasan Sekarang Juga!

Baca Juga : Kapsul Bioenergi Meningkatkan Daya Ingat dengan Kapsul Kecerdasan

Salam Sehat !

Baca artikel menarik lainnya:

Sungguh, Kapsul Kecerdasan Ampuh Mengatasi Anak Nakal!

Sungguh, Kapsul Kecerdasan Ampuh Mengatasi Anak Nakal!

Mengatasi Anak Nakal – Predikat anak nakal biasanya menempel pada anak yang bandel, susah diatur, pembangkang, suka melawan, tidak bisa dinasihati, suka bolos sekolah, sering berantem sama temannya, semaunya sendiri, emosional dll. Memang anak lahir dengan bawaan sifat sendiri-sendiri, hanya saja terkadang seiring dengan perkembangan akal, usia, sikap dan mendapat pengaruh dari lingkungan sekitar dapat membuat anak jadi nakal.  Sebagai orangtua pasti akan berusaha agar anaknya tidak jadi anak nakal, seperti yang telah dilakukan oleh Ibu Bp. Agung Triwasono di Sidoarjo. Berikut penuturan Bp. Agung mengenai pengalamannya mengatasi anaknya yang nakal.

Sungguh, Kapsul Kecerdasan Ampuh Mengatasi Anak Nakal! Ini Kesaksiannya

“Anak saya menunjukkan kenakalannya sejak mausk SMP. Ia berani melawan orangtua dan membatah perkataan saya. Kalau dimintain tolong pasti dijawab “nanti”, tapi tidak pernah dilakukan. Di lingkungan rumah, anak saya dikenal sebagai anak nakal karena sering buat ulah. Saya dan istri bingung bagaimana caranya Mengatasi Anak Nakal model anak saya, ini sampai akhirnya saya bertemu teman dari Jogja dan menyarankan saya konsultasi dengan Bp. Syaiful ke Bioenergi Center Jogja, saya pun kesana dan dapat solusi Kapsul Kecerdasan Bioenergi.

Baca Juga : Kecerdasan Spiritual Anak Mudah Ditingkatkan Dengan Cara Ini

Perubahan pun terjadi dengan sangat cepat. Anak saya mendapatkan Bioenergi Brain Adjustment yang sangat bermanfaat untuk pembersihan limbah-limbah energi negatif, menyeimbangkan frekuensi gelombang otak, baik otak kiri, otak kanan, otak spiritual maupun universal sehingga memberikan ketenangan hati dan pikiran. Hasilnya sudah dapat dilihat, anak saya jadi lebih bisa mengendalikan emosi, lebih patuh sama orangtua dan mudah diarahkan. Kapsul Kecerdasan benar-benar jadi cara Mengatasi Anak Nakal paling efektif. Melalui Bioenergi Brain Adjustment, saya tidak hanya mendapatkan solusi bagaimana Mengatasi Anak Nakal, tapi otak anak seperti diprogram ulang, ia terlihat lebih ceria, semangat, lebih sehat, dan potensi kecerdasan dan kesuksesannya pun jadi lebih muncul. Prestasi belajarnya lebih bagus dan tanggung jawabnya termasuk ibadahnya juga meningkat. Luar Biasa!”

KONSULTASI atau ORDER :

Telepon ke 081 727 4077 (Ibu Eny)

081 827 8880 (Bpk. Agus)

Gedung Biocentrum, Jalan veteran no. 153 Yogyakarta 55151.

Pesan Kapsul Kecerdasan Sekarang Juga!

Baca Juga : Kapsul Bioenergi’ Meningkatkan Daya Ingat dengan Kapsul Kecerdasan

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya : 

Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak dengan Cepat

Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak dengan Cepat

Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak –  Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas, bukan? Setiap orangtua ingin anaknya selalu menjadi anak hebat, menjadi bintang sekolah, juara kelas, atau apa pun yang membuat hati bangga. Sedemikian inginnya orangtua agar anaknya menjadi anak cerdas dan hebat maka tidak mustahil anak akan diberikan beberapa les tambahan, seperti les matematika, les musik, les renang, dan sebagainya. Alih-alih anak akan semakin cerdas, malah anak akan merasa terbebani atau mengalami stres dengan banyaknya kegiatan les tambahan tersebut.

Menjadikan anak cerdas tentu keinginan semua orangtua, namun tidak semua orangtua mengetahui caranya. Hanya orangtua yang cerdas dan bijak saja yang dapat membimbing anaknya menjadi anak yang cerdas tanpa beban. Apakah Anda ingin mengetahui apa saja caranya? Silakan melanjutkan membaca beberapa cara meningkatkan kecerdasan anak berikut ini.

5 Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak dengan Cepat

1. Penuhi asupan makanan bergizi

Setiap anak pasti membutuhkan asupan gizi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Untuk itu, usahakan selalu menyediakan makanan kaya gizi setiap harinya untuk meningkatkan kecerdasannya. Pastikan kebutuhan akan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral terpenuhi dari makanan dan  minuman yang dikonsumsi anak. Terpenting lagi anak harus sering mengonsumsi makanan yang mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang terbukti baik bagi kesehatan saraf otak. Anda bisa mendapatkan Omega 3 dan Omega 6 dari sayuran hijau seperti brokoli, bayam, paprika, ataupun dari ikan tuna, ikan salmon, dan daging sapi.

Baca Juga : Makanan Penambah Daya Ingat Otak

2. Beri anak kesempatan anak untuk bereksplorasi

Mengekang anak memiliki efek negatif pada diri anak karena dapat menghambat kecerdasan anak. Anda harus bersikap sebaliknya jika menginginkan anak Anda menjadi anak yang cerdas. Cara meningkatkan kecerdasan otak dapat dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi dirinya sendiri atau apa saja yang ada di sekitarnya secara bebas namun tetap terarah. Dengan memberikan kebebasan inilah anak akan berkembang menjadi sosok yang mandiri, kreatif, dan juga cerdas.

3. Beri jenis permainan yang dapat mengasah otak

Ada beragam jenis mainan yang dapat dimanfaatkan untuk mengasah kecerdasan otak anak, seperti teka-teki silang, tebak-tebakan, dan catur.  Dengan memanfaatkan jenis permainan tersebut maka anak dirangsang untuk memiliki rasa ingin tahu dan terbiasa berpikiran kritis dan cerdas.

Baca Juga : 4 Cara Memilih Game Anak Cerdas Dan Macamnya

4. Memperdengarkan musik

Memperdengarkan musik merupakan salah satu cara meningkatkan kecerdasan otak yang mudah dilakukan. Musik menjadi sarana penting untuk meningkatkan kecerdasan kognitif anak. Pilihlah jenis musik yang berirama klasik yang sudah terbukti dapat mengoptimalkan kinerja otak. Alunan musik terbukti dapat mengasah kemampuan otak kanan atau meningkatkan IQ anak. Karena itu, mengenalkan musik pada anak sedini mungkin sangatlah penting karena hal ini akan memacu perkembangan otak anak secara maksimal.

Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak dengan Cepat

5. Banyak membaca

Dengan banyak membaca secara otomatis akan memperbanyak pengetahuan yang didapatkan. Karena itu, beri rangsangan pada anak Anda agar menyukai kegiatan membaca untuk menunjang perkembangan otak mereka. Anda bisa mengajak anak untuk membaca buku cerita ataupun yang bersifat sebagai penunjang pelajaran.

Demikian cara meningkatkan kecerdasan anak yang dapat Anda coba. Selain kelima tips di atas, Anda juga bisa memberikan suplemen yang berkhasiat mengoptimalisasi kinerja otak anak, seperti Kapsul Kecerdasan dari Bioenergi. Kapsul ini terbukti ampuh mendongkrak kecerdasan anak dan mengatasi semua masalah anak, seperti sulit konsentrasi, daya ingat yang menurun, dan sebagainya.

Informasi selengkapnya silakan klik manfaat Kapsul Kecerdasan untuk mengatasi masalah anak.

Cerdas itu hebat …

Cerdas itu berkat …

Mari kita cerdaskan anak dengan Kapsul Kecerdasan

Salam cerdas!

Baca Juga : Kapsul Bioenergi’ Meningkatkan Daya Ingat dengan Kapsul Kecerdasan

 Baca juga artikel menarik lainnya : 

Mendidik Anak Agar Tumbuh Cerdas? Ini Yang  Harus Anda Dihindari!

Mendidik Anak Agar Tumbuh Cerdas? Ini Yang Harus Anda Dihindari!

Mendidik Anak – Anak sebagai investasi bangsa yang utama seringkali hanya sebatas slogan semata. Lingkungan kondusif yang merupakan prasyarat untuk mencapai tujuan tersebut tampaknya belum sepenuhnya tercipta.

Apa yang akan terjadi jika anak dibesarkan dalam kondisi yang dipenuhi dengan kekerasan? Tentu, ia akan mengadopsi cara-cara yang sering ia lihat ke dalam kehidupannya kelak. Meski tak selalu, lingkungan memang sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak selanjutnya, termasuk bagaimana orang tua mendidik anak.

Anak yang dibesarkan dalam situasi keluarga yang nyaman tentu berbeda dengan anak yang selalu diberi hukuman fisik oleh orang tuanya. Sayangnya, tak sedikit orang tua yang tidak tahu bagaimana cara memberikan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan optimal anak. Akibatnya, anak pun tumbuh tidak sebagaimana yang diharapkan.

Nah, berikut ini adalah 10 hal yang harus dihindari dalam mendidik anak :

1. Terlalu lemah

Misalnya, selalu memenuhi semua permintaan anak. Anak tidak diajar untuk mengenal hak dan kewajiban. Akibatnya, anak menjadi terlalu penuntut, impulsif (gampang melakukan tindakan tanpa perhitungan), egois, dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

2. Terlalu menekan

Misalnya, orang tua terlalu mengatur dan mengarahkan anak, tanpa memperhatikan hak anak untuk menentukan keinginannya sendiri, atau untuk mengembangkan minat dan kegiatan yang ia inginkan. Akibatnya, anak akan menjadi lamban, selalu bekerja sesuai perintah, tidak memiliki pendirian, dan suka melawan.

3. Perfeksionis

Perfeksionis adalah tipe mendidik anak dimana orang tua menuntut anak untuk menunjukkan kematangan sikap atau target tertentu yang umumnya melebihi kemampuan yang wajarnya dimiliki anak. Akibatnya, anak akan terobsesi untuk meraih prestasi yang diharapkan orang tuanya. Ia juga akan menjadi terlalu keras dan kritis terhadap dirinya sendiri.

4. Tidak memberi perhatian

Orang tua hanya menyediakan sedikit waktu untuk memperhatikan setiap perkembangan anak, atau membantu anak menempuh tahap demi tahap perkembangannya. Akibatnya, anak tak mampu membina hubungan dengan lingkungannya dan akan tumbuh menjadi anak yang impulsif.

5. Terlalu cemas akan kesehatannya

Orang tua terlalu berlebihan mencemaskan kondisi fisik anak. Padahal, secara obyektif, anak sehat. Sakit sedikit saja, orang tua cemasnya minta ampun. Akibatnya, anak akan mudah merasa tak sehat dan ikut merasakan kecemasan yang sama. Enggan bermain, takut jatuh, dan sebagainya.

Baca Juga : Cara Mengobati Anak Sakit dengan Kapsul Kecerdasan

6.  Terlalu memanjakan

Terlalu memanjakan dalam mendidik anak dampaknya sangat tidak baik. Misalnya, terus-menerus menghujani anak dengan barang-barang mahal atau memberikan pelayanan istimewa, tanpa mempertimbangkan apa yang sesungguhnya dibutuhkan anak. Akibatnya, anak bisa menjadi anak yang gampang bosan, kurang inisiatif, dan tak memiliki daya juang.

Baca Juga : Anak Manja Anda Bisa Menjadi Mandiri Dengan 5 Cara Ini

7.  Tidak pernah memberi kepercayaan

Orang tua selalu meramalkan kesalahan yang belum tentu dilakukan anak. Orang tua juga selalu mengritik anak, bahkan untuk hal-hal yang seharusnya tak perlu kritikan. “Kamu, sih, nanti kalau jatuh, bagaimana?” Akibatnya, anak akan menjadi seorang yang pesimis, rendah diri, dan cenderung mengembangkan hal-hal yang selalu dilarang orang tua.

8.  Menolak kehadiran anak

Misalnya, jenis kelamin anak tak sesuai dengan harapan orang tua, sehingga orang tua cenderung menolak menjadikan anak sebagai bagian dari keluarga. Akibatnya, semua tindakan yang dilakukan orang tua selalu merugikan anak. Anak bisa rendah diri dan menunjukkan sikap bermusuhan terhadap orang tua.

9.  Suka menghukum

Orang tua bersikap agresif dalam mendidik anak, terutama terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan anak, dan cenderung memilih memberikan hukuman fisik dengan alasan mengajarkan disiplin. Bisa-bisa anak akan menganggap kekerasan sebagai sesuatu yang wajar dilakukan dan akan melakukan hal yang sama terhadap keluarganya kelak.

 10.  Suka menggoda

Orang tua cenderung melecehkan keberadaan anak dengan sering mengolok-olok dan mengungkapkan kekurangan anak di depan orang banyak. Akibatnya, anak akan merasa tidak dihargai dan rendah diri.

Oleh karena itu, Anda orang tua harus menyeimbangkan cara mendidik dengan asupan nutrisi untuk anak agar bisa berjalan seimbang & efektif dalam perkembangannya. Untuk nutrisi asupan otak yang tepat & bermanfaat, silahkan beri anak Anda KAPSUL BIOENERGI.

KAPSUL KECERDASAN berfungsi meningkatkan daya ingat atau kecerdasan maupun prestasi belajar, mengatasi rasa malas belajar, anak sulit di atur, mencegah kepikunan/gampang lupa, meningkatkan rasa percaya diri Putra-putri Anda sehingga tidak minder atau rendah diri dalam pergaulan baik di sekolah maupun di rumah.

Banyak orang tua yang telah merasakan kualitas Kapsul Kecerdasan ini, seperti pengalaman ibu felly berikut ini : “Saya memiliki dua anak. Anak pertama saya sudah 2 tahun & yang kecil baru berumur 3 bulan. Tumbuh kecemburuan dari anak pertama sejak adiknya dilahirkan. Dia menjadi arogan, bandel, susah makan, sulit diatur sampai-sampai saya stress dibuatnya. Syukurlah, masalah ini langsung teratasi semenjak si kakak mengkonsumsi Kapsul Bioenergi. Dia makin sayang adiknya, mudah diatur, perkembangannya juga pesat.” (Ibu felly Rahmawati, pengusaha warung makan, 34 tahun).

PESAN SEKARANG JUGA.

Rahasia Mendidik Anak, Wujudkan masa depan anak Anda yang gemilang.

Untuk KONSULTASI GRATIS & PEMESANAN KAPSUL KECERDASAN  silahkan hubungi :

081 727 4077 (Ibu Eny) atau 081 827 8880 (Bpk. Agus)

Baca Artikel Menarik Lainnya :

Hubungi kami di WhatsApp