Kapsul Kecerdasan :: Meningkatkan Daya Ingat dengan Kapsul Kecerdasan

Home Artikel Kapsul Kecerdasan Penyebab, Gejala,  Dan Terapi Cerebral Palsy Pada Anak

Penyebab, Gejala,  Dan Terapi Cerebral Palsy Pada Anak

Cerebral palsy pada anak – Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya selalu sehat. Namun, dalam kenyataannya anak-anak kerap mengalami berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah celebral palsy.

Cerebral palsy merupakan gangguan yang mempengaruhi otot, gerakan, dan keterampilan motorik (kemampuan untuk bergerak yang terkoordinasi dan terarah). Cerebral palsy dapat dialami oleh anak sebelum atau selama kelahiran anak. Kerusakan otak yang disebabkan cerebral palsy pada anak dapat mengakibatkan gangguan pada penglihatan, pendengaran, keterlambatan bicara, dan ketidak mampuan belajar.

Bagi Anda yang memiliki anak penderita cerebral palsy, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa informasi yang berisi penyebab cerebral palsy, jenis cerebral palsy, dan terapi cerebral palsy pada anak berikut ini.

Gejala cerebral palsy pada anak

  • gangguan pada otot, yaitu otot terlihat kaku dan lemah
  • kaku otot dan refleks normal (kekakuan)
  • kaku otot dan refleksi berlebihan (kekejangan)
  • kurangnya koordinasi otot (ataksia)
  • gerakan atau getaran tidak sadar
  • gerakan lambat (athetosis)
  • terhambatnya perkembangan keterampilan motorik
  • lebih dominan menggunakan satu sisi tubuh saja, seperti menyeret satu kaki saat merangkak
  • kesulitan saat berjalan, seperti berjalan kaki atau gaya berjalan berjongkok
  • kesulitan saat menelan
  • Sulit menghisap atau makan
  • terhambatnya perkembangan bicara atau mengalami kesulitan berbicara
  • kesulitan melakukan gerakan dengan tepat

Penyebab cerebral palsy pada anak

  • Selama kehamilan yang menyebabkan kerusakan pada otak sehingga otak tidak berkembang secara normal. Masalah pada kehamilan ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah kesehatan ibu hamil, kelainan genetik, infeksi, dan sebagainya
  • Masalah yang terjadi pada proses persalinan.
  • Bayi lahir prematur dengan berat kurang dari 1.150 gram.
  • Kekurangan oksigen pada bayi selama di kandungan sehingga ketika lahir tidak langsung menangis.
  • Terjadinya pendarahan pada otak dan cacat tulang belakang pada bayi.
  • Gangguan kesehatan pada bayi atau anak usia dini yang menyebabkan kerusakan pada otak. Masalah ini diakibatkan dari keracunan, penyakit meningitisi, kekurangan gizi, sindrom pada bayi, serangan bakteri, dan sebagainya

Baca Juga : Penyakit Anak Usia Dini Yang Harus Anda Ketahui

  • Mutasi pada gen yang mengontrol perkembangan otak.
  • Infeksi yang dialami oleh ibu hamil sehingga dapat menghambat perkembangan janin.
  • Janin mengalami stroke sehingga suplai darah ke otak mengalami gangguan dan menghambat perkembangan otak.
  • Kurangnya oksigen ke otak (asfiksia) yang biasanya terjadi pda kondisi persalinan yang sulit dan lama.
  • Bayi mengalami infeksi sehingga menyebabkan peradangan dalam atau di area otak.
  • Bayi mengalami trauma, seperti kepala bayi mengalami cedera akibat jatuh, kecelakan bermotor, atau kecelakaan yang lainnya.

Jenis cerebral palsy pada anak

  • Cerebral palsy spastic. Cerebral palsy jenis ini menyebabkan gerakan menjadi kaku dan sulit bergerak.
  • Athetoid cerebral palsy. jenis ini mengarah pada tidak terkendalinya gerakan.
  • Cerebral palsy ataxic. Cerebral palsy jenis ini menyebabkan terganggunya keseimbangan tubuh.

Jenis terapi dan pengobatan cerebral palsy pada anak

  • Rehabilitasi medik

Jenis pengobatan cerebal palsy ini meliputi terapi fisik (fisioterapi), terapi okupasi, dan terapi wicara.

  • Perilaku

Terapi ini dilakukan di bawah bimbingan dan pengawasan dari seorang psikolog

  • Obat

Jenis terapi ini biasanya diberikan kepada penderita cerebral palsy yang disertai kejang untuk mengendalikan kekakuan otot (spastisitas) dan gerakan-gerakan abnormal.

Baca Juga :Makanan Penambah Daya Ingat Otak

  • Okupasi atau Operasi

Terapi ini biasanya disarankan jika terjadi keterbatasan otot yang berat sehingga mengakibatkan gangguan gerakan. Terapi okupasi ini juga bertujuan untuk mengurangi kekakuan otot.

Demikian beberapa informasi mengenai penyebab, jenis, dan terapi cerebral palsy pada anak yang perlu Anda ketahui.

Jika anak Anda mengalami cerebral palsy maka Anda perlu melakukan langkah pengobatan atau penanganan yang efektif, salah satunya dengan memberikan Kapsul Kecerdasan yang akan membantu dalam memperbaiki kerusakan otak sehingga dapat memaksimalkan kinerja otak sehingga dapat meningkatkan kecerdasan otak secara maksimal.

Baca juga: Kapsul Kecerdasan, meningkatkan kecerdasan otak secara alami dan efektif

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :